Desmond: SK Dan Perpu Teknis Operasional Dewas KPK Tidak Ada

Politik  SENIN, 13 JANUARI 2020 , 23:38:00 WIB | LAPORAN: SUGIHARTA YUNANTO

Desmond: SK Dan Perpu Teknis Operasional Dewas KPK Tidak Ada

Desmon Mahesa/Net

RMOLKalbar. Anggota komisi III DPR RI, Desmon Mahesa mengatakan Dewan Pengawas KPK belum memiliki Surat Keputusan dan Perpu sehingga terlihat lambat dalam melakukan OTT.
"SK atau Perpu tentang teknis operasional kan belum ada," ujar Desmon di gedung DPR/MPR RI, Senin (13/1).

Politisi Gerindra ini menyarankan kepada pemerintah khususnya kepada Presiden Jokowi untuk memperjelas petunjuk pelaksanaan (Juklak) dan petunjuk teknis (Juknis) antara pimpinan KPK dan Komisioner KPK.

"Problemnya masih pada tataran Dewas dalam konteks melaksanakan UU itu belum sempurna. Harusnya Pak Jokowi terbitkan Perpu tentang juklak dan juknisnya, komunikasi atau bikin kesepakatan bersama antara pimpinan KPK dengan komisioner," lanjutnya.

Terkait OTT yang menjerat komisioner KPU Wahyu Setiawan, Desmon menyatakan ini merupakan tantangan terhadap KPK untuk membuktikan apakah lembaga anti rasuah tersebut dilemahkan.

"Ini lah tantangan komisioner baru untuk bisa membuktikan bahwa mereka bagaimana, apakah UU KPK yang ada ini memang tidak bagus yang istilah pengkritisi ini dilemahkan, ini kan membuktikan itu," ungkapnya.

Desmon menepis anggapan KPK saat ini ada dalam tekanan politik di bawah penguasa, menurutnya ini  adalah kesempatan kepada pimpinan KPK yang baru untuk melakukan terobosan-terobosan untuk pemberantasan korupsi.

"Tekanan politik saya kira tidak. Cuma ini perlu terobosan dan keberanian Pak Firli, dkk termasuk Dewas. Jawabannya adalah kalau dari aspek UU masyarakat sipil dan banyak orang termasuk kami di Gerindra merasa ini tidak benar ada proses pelemahan, ya harus dibuktikan oleh mereka yang hari ini berkepentingan. Siapa itu? Dewas membuktikan bahwa ini tidak dilemahkan. Lalu komisioner, bagaimana komisioner dan Dewas membuktikan ini. Kalau contoh seperti ini tidak terselesaikan, makin betul bahwa jangan berharap lagi dengan KPK," tandasnya. [rah]

Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00