Jika Aman, PLTN Terapung Bisa Menjadi Opsi

Daerah  SABTU, 14 DESEMBER 2019 , 13:54:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Jika Aman, PLTN Terapung Bisa Menjadi Opsi

Ilustrasi/Net

RMOLKalbar. Kalbar diwacanakan akan bangun PLTN. Sontak wacana tersebut menuai banyak respon dari masyarakat Kalbar. Ada yang 'nyinyir', bahkan tak sedikit pula yang mendukung.
Tentunya, dalam mewujudkan wacana tersebut, harus melalui proses yang panjang, terutama diawali dengan survei yang hakiki dan detail, sehingga perhitungan dalam penggunaan teknologi nuklir bisa direalisasikan dengan aman dan bijak.

Gagasan membangun PLTN di Indonesia didasari oleh pertimbangan bahwa sumber energi fosil yang selama ini menjadi penopang utama dalam pembangkitan listrik di Indonesia mulai menipis.

Beberapa waktu lalu, tepatnya pada Rabu pagi (11/12), Gubernur Kalbar Sutarmidji berkesempatan menerima kunjungan dari Kedutaan Jepang, di ruang kerjanya. Mereka turut membawa delegasi PLTN Jepang, yakni JICC (Jaif International Cooperation Center), yang notabene merupakan suatu lembaga di bawah naungan Kementerian Ekonomi dan Perdagangan Jepang.

Pada kesempatan itu, Midji sempat mengungkapkan bahwa jika dalam survei dan kajian untuk penggunaan energi nuklir dirasakan aman, maka tidak menutup kemungkinan PLTN Terapung juga berpeluang menjadi opsi.

Mengingat di Fukushima, Jepang, juga memiliki PLTN Terapung, yang di 'cap' oleh Midji tergolong aman dari segi keamanannya, dikarenakan mampu bertahan saat dan pasca diterjang Tsunami.

Ditemui di kesempatan yang sama dan pada tempat yang berbeda, Perwakilan JICC (Jaif International Cooperation Center), Mr. Akimoto, menegaskan bahwa perlu diadakan survei lebih lanjut terkait wacana PLTN di Kalbar.

"Biasanya diperlukan air sebagai pendingin reaktor (nuklir), sehingga perlu lokasi yang di dekat air pastinya. Kalo di Jepang sendiri, kebanyakan PLTN lokasinya di pinggir laut," ungkapnya.

Menurutnya, jika dilihat dari rencana pembangunan, tentu pemilihan lokasi yang aman itu sangat diperlukan.

"Itu akan di studi, tapi pada umumnya, daerah Kalbar relatif tempat yang stabil. Jadi, mungkin dari segi gempa dan tsunami bisa di bilang tidak ada. Cukup baguslah tempatnya untuk di Kalbar," tuturnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00