Sebut Kalbar Relatif Stabil Untuk PLTN, Kedutaan Jepang: Kami Menunggu Putusan Serius Dari Indonesia

Ekbis  KAMIS, 12 DESEMBER 2019 , 09:26:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Sebut Kalbar Relatif Stabil Untuk PLTN, Kedutaan Jepang: Kami Menunggu Putusan Serius Dari Indonesia

Rombongan Kedutaan Besar Jepang/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Gubernur Kalbar Sutarmidji melakukan pertemuan dengan Kedutaan Besar Jepang di ruang kerjanya, Rabu pagi (11/12).
Dalam pertemuan ini, Kedutaan Besar Jepang turut memboyong Delegasi PLTN Jepang, yakni JICC (Jaif International Cooperation Center), guna membahas terkait wacana penerapan teknologi nuklir untuk PLTN di Kalbar.

Dengan membawa 1 orang sebagai translater, dalam pertemuan tersebut, Kedutaan Besar Jepang diwakilkan oleh Mr. Nakayama, bersama 2 orang Perwakilan JICC, yakni Mr. Toba dan Mr. Akimoto. Untuk diketahui, JICC merupakan suatu lembaga di bawah naungan Kementerian Ekonomi dan Perdagangan Jepang.

Ditemui usai pertemuan, awak media berkesempatan untuk mewawancarai Perwakilan Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, Mr. Nakayama.

Nakayama menjelaskan bahwa sebetulnya yang approve pertama kali itu adalah pihak Pemprov Kalbar, karena ada ketertarikan terkait rencana PLTN.

"Kita masih menunggu keputusan dari Pemerintah Indonesia, apa bener mau membangun itu (PLTN) atau tidak? Begitu. Kalo kami dari Pemerintah Jepang, melihat adanya keseriusan di Kalbar untuk membangun PLTN. Kami melihatnya begitu," ujarnya.

Di Indonesia, lanjutnya, Jepang sejauh ini baru Provinsi Kalbar saja menjajaki terkait hal itu (PLTN), belum ada provinsi lain.

"Melihat di Kantor Gubernur ini, barusan kami diberi kesempatan untuk melihat sistem database yang begitu canggih, kayaknya dari segi SDM-nya ada," terkanya.

Saat ditanyakan terkait lokasi yang diwacanakan akan dibangun PLTN di Kalbar, Perwakilan JICC (Jaif International Cooperation Center), Mr. Akimoto, menegaskan bahwa perlu diadakan survei lebih lanjut.

"Biasanya diperlukan air sebagai pendingin reaktor (nuklir), sehingga perlu lokasi yang di dekat air pastinya. Kalo di Jepang sendiri, kebanyakan PLTN lokasinya di pinggir laut," ungkapnya.

Menurutnya, jika dilihat dari rencana pembangunan, tentu pemilihan lokasi yang aman itu sangat diperlukan.

"Itu akan di studi, tapi pada umumnya, daerah Kalbar relatif tempat yang stabil. Jadi, mungkin dari segi gempa dan tsunami bisa di bilang tidak ada. Cukup baguslah tempatnya untuk di Kalbar," pungkasnya mengakhiri. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00