BNPB: Tradisi Perpindahan Lahan/Ladang Masyarakat Harus Menjadi Perhatian

Daerah  SENIN, 02 DESEMBER 2019 , 19:46:00 WIB | LAPORAN: IMAM ARIEF HIDAYATULLAH

BNPB: Tradisi Perpindahan Lahan/Ladang Masyarakat Harus Menjadi Perhatian

Foto/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Rapat Evaluasi terkait Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Kalimantan Barat diselenggarakan di Balai Petitih, Kantor Gubernur Kalbar, Senin siang (2/12), bertujuan untuk mengukur dan menilai upaya pencegahan dan penanganan Karhutla di Kalbar sepanjang Tahun 2019.
Rapat evaluasi ini dihadiri oleh Gubernur Kalbar H. Sutarmidji, Kapolda Kalbar Irjen Pol. Didi Haryono, Pangdam XII Tanjungpura Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat Letjen TNI Doni Monardo, dengan bertindak selaku Moderator, Sekda Kalbar A.L. Leysandri.

Kegiatan ini, selain dihadiri oleh jajaran Frokopimda Kalbar, juga turut dihadiri oleh beberapa tokoh mayarakat, akademisi dan beberapa perwakilan korporasi perkebunan.

Ditemui usai kegiatan, Gubernur Kalbar Sutarmidji mengatakan, ada beberapa perusahaan yang diberi sanksi administrasi dan beberapa sudah di panggil.

Ia juga mengatakan, rapat evaluasi ini guna memberikan edukasi kepada masyarakat untuk sama-sama mencari solusi agar kedepannya masalah ini tidak terulang kembali.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Pusat Letjen TNI Doni Monardo menambahkan, bencana asap yang terjadi sangatlah mengganggu bagi masyarakat luas, tetapi di satu sisi lain, kita harus memikirkan tradisi perpindahan lahan ataupun ladang bagi masyarakat daerah.

Selain itu, pihaknya nantinya akan berkoordinasi dengan Pemprov setempat, Kementrian Pertanian dan TNI, untuk membahas tentang Pembukaan Sawah. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00