Giat Reses Zulfy, Tampung Aspirasi Masyarakat Kota Pontianak

Politik  JUM'AT, 22 NOVEMBER 2019 , 11:21:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Giat Reses Zulfy, Tampung Aspirasi Masyarakat Kota Pontianak

Foto/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Anggota DPRD Kota Pontianak, Zulfydar Zaidar Mochtar, S.E., M.M menggelar Kegiatan Reses Masa Persidangan I Tahun Sidang 2019-2020 di Aula Kantor Camat Pontianak Kota, Pontianak, Kamis sore (21/11).
Dalam kegiatan reses ini, Zulfy mengundang beberapa perwakilan dari BUMD di Kota Pontianak, diantaranya Bank Kalbar Cabang Pontianak, PDAM Kota Pontianak dan PT. BPR Bank Pasar Kota Pontianak.

Turut hadir mendampingi Camat Pontianak Kota dan Plt. Lurah Sungai Bangkong. Peserta yang hadir di kegiatan ini adalah para warga perwakilan RT-RT di lingkup sekitar daerah aspirasinya.

Saat menyampaikan paparannya, Zulfy menyatakan bahwa yang hadir disini adalah bagian dari partner kerjanya (Komisi 3). Pihaknya tengah membicarakan terkait penyertaan modal, yang akan ber-impact dengan PAD Kota Pontianak.

"Beberapa waktu lalu, kami telah mengesahkan APBD 2020, sebesar Rp 1,89 Triliun, untuk memacu pembangunan di Kota Pontianak. Sebanyak 31 sektor bidang yang telah disetujui," ujarnya kepada wartawan.

Zulfy mengajak masyarakat untuk bersama-sama melakukan pengawasan.

"Harapannya, ada kerjasama yang baik antara dewan dan masyarakat, agar tidak ada kebocoran, salah sasaran, serta sesuatu hal yang dapat merugikan masyarakat," ungkap Politisi PAN ini.

Pra Musrenbang, lanjutnya, akan dicocokkan dengan hasil dari reses ini. Jadwalnya sekitar bulan Desember 2019 mendatang.

"Kita menginginkan tahun depan, Pemkot dapat membeli sampah-sampah di masing-masing RT, melalui Bank Sampah," tuturnya.

Ia menjelaskan, keuntungan dari adanya Bank Sampah, diantaranya sanitasi nyaman dan adanya pendapatan bagi masyarakat, sehingga dapat mendorong dinas-dinas terkait untuk lebih perhatian pada tupoksinya masing-masing.

"Agar dapat memberikan kesempatan masyarakat untuk lebih diberdayakan dari CSR dan program-program lainnya, sehingga tidak ada lagi permsalahan pemerintah untuk menumpuk sampah-sampah. Jadi sama-sama untung," bebernya.

Zulfy menambahkan, pada tahun depan, utk Ketua RT, paling tidak bisa punya insentifnya. Hal itu sudah disampaikan kepada Pemerintah.

"Bagiannya (tugas) kami ini, adalah mendobrak program-program untuk kemaslahatan masyarakat. Ketua DPRD Kota Pontianak memaksa untuk tercapainya APBD 2020 senilai Rp 1,89 Triliun untuk memicu pembangunan di Kota Pontianak. Jadi, inti dari kegiatan ini adalah untuk mendengar aspirasi dan bagaimana teknisnya," tandasnya.

Zulfy menyatakan bahwa dirinya saat ini adalah milik bersama, perwakilan dari masyarakat, sehingga bisa kita upayakan untuk terlaksananya aspirasi ini di tahun 2020 mendatang

"Besok sore (22/11), saya akan bertemu Posyandu dan PAUD, dan masih ada 10 titik lagi yang akan saya lakukan reses ini. Saya sangat mendengar aspirasi dari masyarakat," pungkasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00