Soal Kasus Bom Meledak Di Medan, Nasir Djamil: Tanda Lemahnya Kohesitas Masyarakat

Politik  KAMIS, 21 NOVEMBER 2019 , 13:36:00 WIB | LAPORAN: SUGIHARTA YUNANTO

Soal Kasus Bom Meledak Di Medan, Nasir Djamil: Tanda Lemahnya Kohesitas Masyarakat

Nasir Djamil/Net

RMOLKalbar. Anggota DPR Partai PKS, Nasir Djamil berkomentar soal kasus bom meledak di Medan beberapa waktu lalu sebagai tanda lemahnya kohesitas masyarakat.
"Saya kira ruang lingkup teroris ini cukup luas ya, kohesitas di tengah masyarakat juga tengah melemah. Jadi itu yang membuat kemudian orang-orang yang tergabung ke dalam kelompok teroris itu nekat melakukan aksinya." ujarnya.

Oleh karena itu, anggota DPR asal Aceh ini mengusulkan agar masyarakat di libatkan dalam memerangi dan memberantas aksi aksi terorisme.

"Masyarakat harus dilibatkan, masyarakat itu benteng sebenarnya untuk mencegah hadirnya orang orang di lingkungan mereka yang masuk dalam kelompok teroris. Itu problem kita sebenarnya," ucapnya.

Nasir juga mengapresiasi kinerja Polri dalam menangani kasus kasus terorisme, tetapi itu tidak bisa di lakukan sendiri begitu saja.

"Menurut saya upaya upaya yang dilakukan oleh kepolisian untuk menjaga masyarakat dari para kelompok teroris itu memang tidak bisa sendirian dilakukan," tuturnya.

Nasir juga menegaskan dalam hal ini polisi tidak gagal dalam menumpas terorisme.

"Saya tidak mengatakan institusi kepolisian telah gagal, atau lemah, atau tidak mampu menanggulangi masalah terorisme. Justru masyarakat kita yang harus kita perkuat, sehingga mereka mengetahui ciri-ciri orang yang tergabung dalam kelompok teroris. Seperti apa perilaku kesehariannya," tukasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00