Menelisik Ke Dalam Ruang Pusat Kendali PLTU Parit Baru Site Bengkayang

Ekbis  KAMIS, 22 AGUSTUS 2019 , 06:35:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Menelisik Ke Dalam Ruang Pusat Kendali PLTU Parit Baru Site Bengkayang

Saat di Ruang Pusat Kendali PLTU PBSB/RMOLKalbar

RMOLKalbar. PLN Kalbar melakukan Media Touring ke Kabupaten Bengkayang, Kota Singkawang dan Kabupaten Sambas, dengan membawa beberapa awak media. Kunjungan diawali ke Proyek PLTU Parit Baru Site Bengkayang (PBSB), Rabu siang (21/8).
Rombongan Media Touring berkesempatan untuk mengunjungi Pusat Kendali PLTU PBSB.

Asisten Manager PLTU PBSB, Faisal menyatakan bahwa melalui pusat kendali ini akan mengendalikan semua peralatan yang ada di lapangan.

Faisal menambahkan, jika terjadi gangguan pada sistem maka akan langsung diketahui.

"Di sini, Sebanyak 26 pendamping dari China, diperbantukan untuk pendampingan kepada operator. Tenaga kerja dari China ini bertindak sebagai pendamping dalam melatih dan memastikan operator untuk mampu menjalankan sistem secara mandiri dan menguasainya," ujarnya kepada Kantor Berita RMOLKalbar.

Ia menerangkan bahwa periode kontrak dari tenaga pendamping dari China ini dari rentang periode 2018-2019.

"Sebelum sepenuhnya dilepas pengelolaan mesin PLTU ini, maka didampingilah dengan tenaga kerja asing ini," bebernya.

Faisal menambahkan, selanjutnya penggunaan daya diatur oleh UP3B, yang disesuaikan penggunaannya, dengan penggunaan rata-rata sekitar 40 MW.

"Kedua unit pernah dioperasikan secara bersamaan pada bulan Juni-Juli 2019, menyesuaikan kebutuhan listrik yang digunakan masyarakat," tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Humas PLN UIW Kalbar, Hendra menjelaskan bahwa dengan adanya proyek pembangkit ini, tentunya akan semakin meningkatkan efisiensi dan kehandalan listrik di Kalbar.

"Dengan adanya kehandalan listrik, diharapkan akan meningkatkan perekonomian di daerah," ungkapnya.

Asisten Manager Komunikasi PLN UIP Kalbagbar, Gebyar Lintang menambahkan, akan kita kembangkan transmisinya dari sistem yang di Ketapang, agar terhubung dalam satu sistem khatulistiwa.

Lintang menyebut bahwa sampai sejauh ini tidak ada kendala, namun sosialisasi kepada stakeholder harus ditingkatkan.

"Mohon dukungan dari masyarakat, untuk terciptanya koneksi listrik yang baik. Dengan kuatnya sistem khatulistiwa, maka akan meminimalisir gangguan jaringan listrik dan meningkatkan kehandalan listrik kalbar," tukasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

Gerindra Tolak Revisi UU KPK, Ada Apa?

SABTU, 14 SEPTEMBER 2019 , 06:44:37

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

Jokowi Teruji dalam Hal Kegagalan

KAMIS, 12 SEPTEMBER 2019 , 00:45:19

Kalimantan Timur Minta Jatah Menteri

Kalimantan Timur Minta Jatah Menteri

SENIN, 09 SEPTEMBER 2019 , 23:02:24

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00