Pemuda Sungai Malaya Pertanyakan Transparansi Dana CSR PT. BPK

Daerah  JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 10:16:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD ROKIB

Pemuda Sungai Malaya Pertanyakan Transparansi Dana CSR PT. BPK

Foto/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Pemuda Sungai Malaya yang tergabung dalam Lembaga Forum Lintas Pemuda Malaya (FLPM) 1 PT. Bumi Pratama Khatulistiwa (BPK) menanyakan terkait polusi debu yang menjadi bencana tahunan bagi masyarakat di Desa Sungai Malaya akibat lalu lalangnya truk perusahaan yang melewati jalan di Desa Sungai Malaya, Kecamatan Sungai Ambawang, Kabupaten Kubu Raya.
Dalam kesempatan tersebut, para pemuda juga menanyakan terkait transparansi dana CSR dan pengalokasian dari tahun 2016-2019.

Menurut Ketua FLPM, Riandy Saldy menyampaikan, pihaknya menilai terhadap polusi yang terjadi di wilayah Sungai Malaya sudah lama dan bahkan, menurutnya sudah menjadi masalah tahunan, sehingga dibutuhkan sebuah pembangunan aspal agar tidak terjadi polusi sesuai dengan yang dijanjikan oleh pihak PT. BPK.

"Masalah polusi yang terjadi disini bukan kali pertama, tapi sudah sejak tahun 1996 dan menjadi masalah tahunan, dan sebetulnya pada tahun 2015 sudah ada MoU antara perusahaan dengan masyarakat yang menghasilkan pembangunan jalan sepanjang 230 meter x 5 meter dengan anggaran dana CSR 500 juta per tahun. Dan hari ini kami melakukan audiensi ke perusahaan untuk memperjelas MoU tersebut dan menekan pihak perusahaan untuk kembali membangun jalan poros tersebut untuk mengatasi polusi debu yang terjadi," ungkapnya, Kamis (8/8).

Menurut Manager PT. BPK, Abdullah, pihaknya sangat mengapresiasi atas gerakan Pemuda Sungai Malaya yang tergabung dalam Forum Lintas Pemuda Malaya (FLMP).

"Sebetulnya bagus sekali pemuda-pemuda desa melakukan silaturahmi dengan melakukan audiensi dengan niat baik. Saya sangat mengapresiasi para pemuda dan akan segera saya sampaikan kepada pimpinan, apa yang mereka sampaikan terkait usulan pengatasan polusi dan membangun jalan poros utama perusahaan secara berkelanjutan," tukasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

Chappy Hakim - Tanah Air Udara ( Part1/1 )

RABU, 14 AGUSTUS 2019 , 18:32:35

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

Setelah Rekonsiliasi, Apa Buat Rakyat?

JUM'AT, 09 AGUSTUS 2019 , 20:57:59

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

PLN, Mafia Dan Kontrak Bawah Tanah

KAMIS, 08 AGUSTUS 2019 , 20:02:09

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00