Reforma Agraria Sebagai Prioritas Nawacita

Daerah  KAMIS, 25 JULI 2019 , 18:01:00 WIB | LAPORAN: MUHAMMAD ROKIB

Reforma Agraria Sebagai Prioritas Nawacita

Hermanus/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Perwakilan Gubernur Kalbar Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, Hermanus, M.Si membuka langsung Rapat Koordinasi Gugus Tugas Reforma Agraria Provinsi Kalimantan Barat Tahun 2019, di hotel Mercure, Kamis (25/7).
Dalam sambutan Gubernur Kalbar, Hermanus mengatakan bahwa Reforma Agraria merupakan agenda prioritas yang tercantum pada nawacita kelima. Yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup manusia.

Hermanus melanjutkan, reformasi agraria sebagaimana dimaksud adalah penataan kembali struktur penguasaan pemilikan dan pemanfaatan tanah yang lebih berkeadilan melalui penataan aset dan disertai dengan penataan arsip untuk kemakmuran rakyat Indonesia pada dasarnya mencakup dua hal.

"Pertama, adalah penguasaan pemilikan penggunaan dan pemanfaatan tanah dalam rangka menciptakan keadilan di bidang penguasaan dan pemilikan tanah. Kedua, penataan akses adalah pemberian kesempatan akses permodalan maupun pada orang lain. Kepada subject reforma agraria dalam rangka meningkatkan kesejahteraan yang berbasis pada pemanfaatan tanah yang disebut juga pemberdayaan masyarakat," jelasnya.

Dalam kaitan dengan pelaksanaan reforma agraria tersebut, khususnya di Provinsi Kalimantan Barat, pihaknya berharap melalui rapat koordinasi dapat tercipta sinergisitas antara seluruh pemangku kepentingan yang ada, sehingga target pelaksanaan reformasi agraria di Provinsi Kalimantan Barat pada tahun 2019 ini sejumlah 153.500 bidang tanah bisa tercapai.

"Pertama di dalam tanah transmigrasi sejumlah 14.846 bidang, kemudian yang kedua pendaftaran tanah sistematis lengkap atau PTSL sejumlah 32.178 bidang, yang ketiga lintas sektor jumlah 3.976 bidang dan yang keempat redistribusi tanah sejumlah 100.000 bidang tanah sejumlah 2.500 dapat berjalan dengan baik sesuai dengan harapan kita bersama," jelasnya.

Salah satu upaya sinergisitas yang diharapkan Pemerintah provinsi Kalimantan Barat adalah bagaimana pelaksanaan reforma agraria di Provinsi Kalimantan Barat ini dapat bersinergi dalam turut mendukung tercapainya visi dan misi Gubernur Kalimantan Barat.

"Sebagaimana yang tercantum dalam JPJMD Kalimantan Barat 2018-2023 yaitu, mewujudkan Desa Mandiri, yang sangat relevan sebagai reformasi agraria salah satunya yaitu, pengaturan akses sehingga diharapkan melalui penataan akses dapat membantu desa-desa yang ada, khususnya yang berada pada kondisi maju, berkembang, tertinggal atau sangat tertinggal," ungkapnya.

Dalam mewujudkan pencapaian indikator indeks Desa membangun dalam rangka mewujudkan Desa Mandiri yang tentunya bermuara pada kesejahteraan masyarakat pada umumnya. Oleh karena itu, Ia berharap kepada organisasi perangkat daerah yang tergabung dalam gugus tugas reforma agraria Provinsi Kalimantan Barat bisa diselaraskan dan disinkroniasasikan.

"Saya harapkan program-program pemberdayaan masyarakat dapat diselaraskan dan sinkronisasi dalam upaya pencapaian terwujudnya Desa mandiri, dan kami pemerintah provinsi kalimantan barat sangat mendukung dan mengapresiasi kegiatan ini," harapnya.

Selain itu, reforma agraria, menurutnya, merupakan peningkatan jumlah penyelesaian konflik agraria dan sekaligus  penguatan kapasitas terhadap pembangunan nasional di Indonesia. Yang menjadi cita-cita bangsa Indonesia, sebagaimana tercantum dalam pembukaan undang-undang Dasar 1945.

"Dengan jalan nasional dapat dihadirkan tali persatuan kebangsaan antara masyarakat di tingkat yang paling bawah juga diperkuat melintasi batas suku ras agama budaya dan gender bahkan pelaksanaan reforma agraria mempersatukan masyarakat negara sebagai penggerak cita-cita kebangsaan Indonesia yang satu pelaksanaan reformasi agraria juga mendorong lahirnya partisipasi masyarakat," tukasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00