Prinsip Konvergensi Media Adalah Delivery

Daerah  RABU, 10 JULI 2019 , 17:30:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Prinsip Konvergensi Media Adalah Delivery

Nurcholis MA Basyari/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalbar menggelar acara Safari Jurnalistik 2019 sebagai agenda tahunan dari PWI Pusat. Giat ini bertempat di Universitas Panca Bhakti (UPB) Pontianak, Rabu (10/7).
Materi terkait 'Perusahaan Pers di Era Konvergensi: Model Baru Bisnis Media' disampaikan oleh Nurcholis MA Basyari dari PWI Pusat.

Nurcholis menjelaskan, saat ini digitalisasi telah merebah luas, terutama yang berbasis internet. Semua berevolusi.

"Sangat berat bagi media cetak yang masih tetap tidak mau berevolusi, merambah ke bisnis media online (New Media). Wartawan harus multitasking. Selain membuat rilis, juga harus bisa ambil foto/video dan lainnya. Itulah tantangan saat ini," ungkapnya.

Saat ini, lanjutnya, setiap wartawan baru, harus memiliki kemampuan multitasking dalam pemberitaan. Konvergensi juga dengan memperbanyak cabang bisnis, guna memperbanyak viewer/clickers.

"Intinya, faktor dari konvergensi, diantaranya, audiens yang semakin terfragmentasi, sehingga media dituntut harus interaktif, yang terkadang melibatkan audiens untuk memberikan feedback sebagai bentuk interaksi media, yang menghubungkan banyak pihak," terangnya.

Terutama untuk kepentingan korporasi, sambungnya, dinamika seperti inilah yang menjadi fokusnya, sehingga dapat menjadi indikator keberhasilan dari kinerja suatu korporasi.

"Faktor lainnya, dengan digital teknologi, semua terjangkau, serta faktor sosial dengan mendirikan banyak platform media," tuturnya.

Nurcholis menegaskan, dari semua ini, pada dasarnya konvergensi ini tentang masalah delivery, karena pasar semakin luas.

"Terutama terkait akses lokasi yang jauh dan sulit dijangkau, sehingga informasi tidak bisa segera dipublikasikan, contohnya pada koran cetak yang akan didistribusikan ke daerah kepulauan, diperlukan waktu yang lama karena jarak tempuh yang jauh," bebernya.

Menurutnya, Problem Delivery dapat diselesaikan dengan menggunakan internet dan platform yang berbasis digital, seperti penggunaan Media Siber. Akibat tuntutan ini, maka Konvergensi Media Tak Terelakkan.

"Cukup dari Hp Android dapat dengan cepat menemukan informasi," sebutnya.

Ia juga menambahkan bahwa kita (wartawan) memiliki kekuatan media yang berbasis Jurnalistik, sehingga dapat menjadi acuan informasi dan membuat trust masyarakat meningkat.

"Terutama dalam mendapatkan klarifikasi terkait berita-berita Hoaks yang santer beredar di publik," tukasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00