Demokrat Mau Digoyang, Herzaky: Bak Kerikil Dalam Sepatu, Mengganggu!

Politik  JUM'AT, 05 JULI 2019 , 10:14:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Demokrat Mau Digoyang, Herzaky: Bak Kerikil Dalam Sepatu, Mengganggu!

Herzaky Mahendra Putra/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Terkait statemen tudingan mengenai Kogasma Ilegal yang baru-baru ini dilontarkan oleh kelompok yang mengatasnamakan diri sebagai Forum Komunikasi Pendiri dan Deklarator (FKPD) Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra selaku Deputi Kogasma Partai Demokrat mengungkapkan, kalau gerakan segelintir kader itu, bagian dari usaha pihak luar yang berusaha mengganggu Partai Demokrat.
"Ada pihak luar yang berusaha test the water, seberapa solid Partai Demokrat di bawah SBY dan pemimpin muda AHY," ujarnya kepada Kantor Berita RMOLKalbar, Kamis sore (4/7).

Herzaky menegaskan, banyak pihak luar yang tidak senang Partai Demokrat tetap solid dan berhasil meraih suara 7,7 persen di Pileg 2019 lalu. Mereka berharapnya Demokrat hancur lebur dan gagal lolos ambang batas parlemen.

"Sejak 2013, memang ada gerakan secara sistematis dan masif, melalui media massa dan media sosial, yang berusaha menggerogoti dan menjatuhkan Partai Demokrat. Fitnah keji bolak-balik dilontarkan ke Demokrat, Pak SBY, bahkan pernah ke AHY," ungkap Politisi asal Pontianak ini.

Di momen-momen besar, lanjutnya, seperti Pileg 2014 dan 2019, serta Pilkada 2017. Ketika AHY pertama kali masuk dunia politik, rongrongan dan fitnah ini semakin kencang. Masih ingat fitnah Asia Sentinel di 2018 lalu? Fitnahnya menggunakan media abal-abal yang berbasis di luar negeri.

"Ternyata, usaha pihak luar itu sia-sia. Masyarakat masih banyak yang ingat dengan keberhasilan era presiden SBY dan merasakan manfaatnya. Apalagi dengan pemimpin muda Partai Demokrat, AHY, selaku Komandan Kogasma, berhasil melakukan konsolidasi internal dan memimpin kader-kader berjuang di Pileg 2019 lalu sehingga perolehan suara Partai Demokrat di atas prediksi berbagai lembaga survei," bebernya.

Karena itu, menurutnya, pihak luar ini mengubah taktiknya. Berusaha memecah belah dari dalam. Setelah bulan lalu menjadikan SBY sebagai sasaran, kali ini AHY yang dijadikan target. Sangat disayangkan kalau kemudian ada segelintir kader yang tidak sadar sudah jadi perpanjangan pihak luar untuk berusaha mengganggu Partai Demokrat.

"Para kader mendukung tindakan tegas terhadap segelintir oknum yang berusaha mengganggu kesolidan partai. Disiplin organisasi perlu ditegakkan. Kecil-kecil memang gerakannya, tapi namanya kerikil, kalau sudah di dalam sepatu, mengganggu juga. Jadi, harus dipindahkan atau dibuang," pungkasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00