Keberadaan Perusahaan Pertambangan Tidak Menguntungkan Daerah

Daerah  SELASA, 25 JUNI 2019 , 13:30:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Keberadaan Perusahaan Pertambangan Tidak Menguntungkan Daerah

Ilustrasi/Net

RMOLKalbar. Praktik-praktik eksploitasi Sumber Daya Alam (SDA) di Kalimantan Barat dinilai masih amburadul, khususnya pertambangan bauksit. Gubernur Kalbar, Sutarmidji menyebut, selama ini keberadaan perusahaan pertambangan tidak menguntungkan daerah. Sebaliknya, daerah harus menanggung semua dampaknya.
Para pemilik perusahaan semuanya berasal dari luar daerah. Timbal balik dari apa yang sudah dieksploitasi dari alam Kalbar tidak sebanding dengan kerusakan lingkungan yang ditimbulkan.

Sutarmidji mengatakan, kuota ekspor bauksit yang diberikan pemerintah pusat untuk Kalbar pada 2018 mencapai 12 juta ton. Hal ini dianggap sangat merugikan daerah.

"Siapa yang menjaga 12 juta ton kuota ekspor bauksit itu, tidak ada. Dia (proses ekspornya) bukan di pelabuhan, di tengah laut sana, habis bauksit itu," keluhnya, Kamis (20/6).

Sutarmidji menyarankan, agar dilakukan pengecekan terhadap dana jaminan rehabilitasi yang dikeluarkan masing-masing perusahaan. Ia memastikan jumlahnya tidak akan sebanding dengan biaya yang dibutuhkan untuk mengembalikan kondisi alam seperti sebelumnya.

Apalagi besaran tarif dipatok sama rata sesuai luas kawasan yang dieksploitasi tanpa melihat kedalaman galian dan faktor-faktor lain, misalnya keanekaragaman hayati yang hilang.

"Sekian juta meter kubik (bauksit), itu harus dilihat dalamnya berapa meter kubik yang digali. Nah, berapa yang dia (perusahaan) bayar untuk jaminan reklamasi, tidak imbang," katanya.

Akibatnya, menurut Sutarmidji, masyarakatlah yang kemudian harus menanggung dampaknya. Di Kabupaten Ketapang contohnya. Ia menyebut sudah banyak wilayah yang kini menjadi langganan banjir. Hal itu diduga terjadi karena kerusakan alam dan lingkungan di sekitarnya.

"Kita enak. Saya tinggal di kota. Nah, masyarakat yang di pedalaman itu (jadi korban bencana). Itu harus diperhatikan. Kami akan seriusi ini. Jangan sembarangan saja," tegasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00