Muda: Akreditasi Bukan Untuk Gagah-Gagahan

kesehatan  KAMIS, 20 JUNI 2019 , 10:59:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Muda: Akreditasi Bukan Untuk Gagah-Gagahan

Muda Mahendrawan saat menyerahkan Sertifikat Akreditasi/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Sebanyak delapan puskesmas di Kabupaten Kubu Raya mendapatkan sertifikat akreditasi dari Kementerian Kesehatan RI. Penyerahan sertifikat dilakukan Bupati Muda Mahendrawan pada momen pembukaan Rapat Kerja Kesehatan Daerah (Rakerkesda) Kabupaten Kubu Raya di Gardenia Resort Kubu Raya, Selasa (18/6).
Dua puskesmas, yakni Puskesmas Teluk Pakedai dan Puskesmas Air Putih mendapat Status Akreditasi Dasar. Sedangkan, Puskesmas Sungai Radak mendapat Status Akreditasi Utama. Sementara Puskesmas Terentang, Puskesmas Sungai Kerawang, Puskesmas Parit Timur, Puskesmas Sungai Asam dan Puskesmas Kuala Mandor B, mendapat Status Akreditasi Madya.

"Saya bangga pada akreditasi. Semua juga ingin mendapatkan penghargaan. Tapi penghargaan dan doa masyarakat yang termarjinalkan, itulah yang jauh lebih berarti bagi kita semua," ujar Muda kepada para kepala puskesmas penerima akreditasi.

Muda menyebut, akreditasi penting sebagai bagian dari monitoring dan motivasi. Namun ia mengingatkan para petugas puskesmas agar tidak terlena dengan akreditasi yang diraih. Karena, menurutnya, banyak contoh di mana setelah akreditasi di dapat, pelayanan justru menurun.

"Kadang kelemahan kita adalah cepat terlena. Akreditasi bukan untuk gagah-gagahan dan formalitas. Namun, untuk memastikan bahwa kita sudah menjalankan itu secara maksimal. Yang terpenting adalah substansinya," tuturnya.

Terkait pelayanan kesehatan, Muda mengatakan bahwa pelayanan yang paling utama adalah kepada mereka yang kurang mampu. Hal ini yang menurutnya menjadi target untuk dikejar. Dirinya berharap pelayanan yang massif bisa dimaksimalkan dengan langkah-langkah tepat ke depan. Dibarengi upaya-upaya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan pemerataan akses serta sarana.

"Sanitasi dan akses masyarakat terhadap air bersih mulai tahun ini dikerjakan Bidang Cipta Karya secara massif. Selain itu, juga rehab rumah tidak layak huni baik dengan dana pusat maupun daerah. Juga untuk sarana MCK individual di rumah-rumah. Mulai dari anggaran perubahan ini kita targetkan setiap desa itu minimal bertahap dan terus menerus setiap tahun ditingkatkan. Termasuk juga untuk sumurbor yang sederhana. Nah, upaya-upaya sudah kita susun sekarang," paparnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00