Jawab Gugatan Prabowo-Sandi, Yusril Kutip Tiga Ayat Alquran

Hukum  SELASA, 18 JUNI 2019 , 13:19:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Jawab Gugatan Prabowo-Sandi, Yusril Kutip Tiga Ayat Alquran

Yusril Ihza Mahendra/Net

RMOLKalbar. Ketua Tim Hukum Joko Widodo - Ma'ruf Amin, Yusril Ihza Mahendra mengutip tiga ayat alquran saat membacakan jawaban sebagai pihak terkait di sidang sengketa Pilpres 2019. Ayat alquran tersebut untuk mengangkat muruah Mahkamah Konstitusi (MK) yang sempat delegitimasi oleh kubu Prabowo Subianto - Sandiaga Uno.
Dilansir dari jpnn, menurut Yusril, MK merupakan pihak berwenang yang diatur dalam undang-undang dalam menyelesaikan perselisihan pemilu. Dia menjelaskan, perselisihan dalam pemilu lazim dan sangat mungkin akan terjadi dalam kehidupan demokrasi di suatu negara modern yang jika dilihat dari perspektif Islam, hal-hal seperti itu akan bisa diselesaikan oleh badan-badan peradilan yang imparsial dan objektif.

"Alquran telah memberikan pedoman dan bimbingan mengenai pembentukan mahkamah untuk memutuskan berbagai perselisihan dalam kehidupan demokrasi sebuah negara modern sebagaimana tertuang dalam surah An-Nisa ayat 58," ungkapnya.

Lalu, Yusril melanjutkannya dengan membacakan terjemahan dari surah An-Nisa ayat 58.

"Sesungguhnya Allah menyuruh kamu untuk menyampaikan amanat kepada barang siapa yang berhak untuk menerimanya, dan apabila kamu menetapkan hukum di antara manusia hendaklah kamu menetapkannya dengan adil. Sesungguhnya Allah sebaik-baik pemberi pelajaran kepadamu. Sesungguhnya Allah Maha Mendengar lagi Maha Melihat," ujarnya membacakan.

Lalu, Yusril kembali melanjutkan, dalam surah An-Nisa ayat 135 disebutkan, 'Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian penegak keadilan, menjadi saksi karena Allah, walaupun terhadap dirimu sendiri atau terhadap kedua orang tuamu. Jika mereka kaya atau miskin, maka Allah lebih tahu akan kemaslahatannya. Maka janganlah kalian mengikuti hawa nafsu karena ingin menyimpang dari kebenaran. Dan jika kalian memutarbalikkan kata-kata atau enggan menjadi saksi, maka ketahuilah bahwa Allah Maha Teliti terhadap segala sesuatu yang kalian kerjakan'.

"Kemudian di dalam surah Al-Maidah ayat 8, Allah berfirman, 'Wahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian penegak keadilan karena Allah dan jika kalian menjadi saksi, hendaklah memberikan keterangan dengan adil. Dan janganlah kebencian kalian terhadap suatu golongan mendorong kalian untuk berlaku tidak adil. Berlaku adillah, karena adil itu lebih dekat kepada takwa," tuturnya.

Yusril menambahkan, hal yang disoal Prabowo-Sandi dengan KPU dan Bawaslu dalam sengketa Pilpres ini bukanlah berkaitan dengan perselisihan mengenai konsepsi ketuhanan yang menjadi doktrin teologis suatu agama.

"Konsepsi ketuhanan justru tidak mungkin bisa diselesaikan oleh para pemimpin dan pemeluk agama-agama yang berbeda di atas dunia ini, apapun dan bagaimanapun argumentasi teologis yang dikemukakan," tukasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00