Aksi Unjuk Rasa Di Tanjung Raya Akibatkan 6 Korban Luka Tembak

Hukum  RABU, 22 MEI 2019 , 18:25:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Aksi Unjuk Rasa Di Tanjung Raya Akibatkan 6 Korban Luka Tembak

Korban Luka Tembakan/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Aksi Unjuk Rasa yang digelar beberapa ormas di kawasan Tanjung Raya, Kota Pontianak, terkait penolakan hasil Pemilu 2019 yang semula telah ditetapkan oleh KPU kemarin (21/5), menimbulkan korban luka-luka.
Berdasarkan pantauan dari Kantor Berita RMOLKalbar, di sebuah Rumah Sakit di Kubu Raya, didapati sebanyak 6 orang korban luka-luka akibat tembakan dan serpihan peluru dari aparat yang saat itu bersiaga dalam pengamanan aksi.

Salah satu korban, Hendi mengungkapkan bahwa dirinya adalah korban yang pertama dari aksi unjuk rasa tersebut. Hendi mengalami luka tembak yang menembus pergelangan tangan kirinya.

"Saya ditembak dari jarak 8-10 meter dan mengenai pergelangan tangan saya, kejadiannya sekitar pukul 10 pagi tadi," ujarnya, Rabu sore (22/5).

Hendi menerangkan bahwa saat kejadian, massa semakin ricuh ketika semakin banyak korban luka.

Pada kesempatan yang sama, salah satu korban luka lainnya, Awaludin mengungkapkan bahwa dirinya saat itu belum merasakan terkena tembakan, setelah beberapa waktu berselang, dirinya baru merasakan nyeri pada punggung kirinya dan saat diperiksa oleh rekannya, ternyata luka tembakan.

"Saya terkena tembakan di punggung kiri, saat ba'da Dzuhur. Setelahnya saya sempat terpapar gas air mata dan hampir pingsan," tuturnya.

Dari ke-6 korban luka-luka, sebanyak 5 orang diberikan tindakan operasi untuk mengangkat sisa serpihan peluru ditubuhnya, serta hanya 1 orang saja yang masih dalam tahapan observasi karena hanya terkena serempet peluru saja di bagian pelipis atau dahinya.

Pada kesempatan yang berbeda, Kabid Humas Polda Kalbar AKBP Donny Charles Go, saat ditemui di ruang kerjanya menegaskan bahwa pihak satuan pengamanan yang bertugas saat itu tidak menggunakan peluru tajam.

"Dari awal pengamanan pemilu sampai dengan saat ini, seluruh satuan pengamanan kami tidak menggunakan peluru tajam. Kami hanya stanby dengan peluru karet dan peluru hampa saja," tukasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00