Refleksi Waisak 2019, Harmoni Dalam Bingkai Kebhinekaan NKRI

Ragam  MINGGU, 19 MEI 2019 , 14:22:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Refleksi Waisak 2019, Harmoni Dalam Bingkai Kebhinekaan NKRI

Suprionoto Wijaya/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Hari Trisuci Waisak mengingatkan kita pada tiga peristiwa suci yang terjadi dalam kehidupan Buddha Gotama, yaitu kelahiran, pencerahan sempurna dan kemangkatan Beliau.
Tiga peristiwa itu terjadi pada hari yang sama, hari purnama raya, pada bulan Waisak, dengan tahun yang berbeda. Kelahiran Siddhartha, calon Buddha, pada tahun 623 SM, di Taman Lumbini, Kapilavasthu, Nepal.

Pencerahan Sempurna Buddha tahun 588 SM, di bawah Pohon Bodhi, Bodhgaya, India. Dan kemangkatan Buddha Gotama tahun 543 SM, pada usia 80 tahun, di Kusinara, India.

Hari Trisuci Waisak 2563 tahun ini jatuh pada tanggal 19 Mei 2019. Umat Buddha seluruh Indonesia merayakan hari Trisuci Waisak, dengan penuh bakti.

Kepada Kantor Berita RMOLKalbar, Sekjen DPP Generasi Muda Buddhis Indonesia (Gemabudhi), Suprionoto Wijaya mengatakan dalam suasana Pasca Pemilu yang baru saja kita laksanakan tanggal 17 April 2019 yang lalu, umat Buddha di Indonesia seyogyanya senantiasa selalu menjaga situasi untuk damai dan kondusif.

"Kepada seluruh Umat Buddha di Indonesia untuk dapat merefleksikan Waisak 2019 ini untuk melihat ke dalam diri kita, agar sikap saling menghormati keragaman yang ada di dalam masyarakat selalu terpelihara," tuturnya, Minggu (19/5).

Sehingga, terangnya, harmoni dalam Kebhinekaan tersebut dapat kita jaga bersama dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia.

"Semoga Semua Makhluk Hidup Berbahagia. Sabbe Satta Bhavantu Sukhitata," tutupnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00