Bagian 4

Tanamkan Sifat Tawadhu Dalam Hati

Tokoh  SABTU, 18 MEI 2019 , 12:36:00 WIB

Tanamkan Sifat Tawadhu Dalam Hati

Habib Abdullah Ridho Bin Yahya/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Para jamaah yang dirahmati Allah SWT, kali ini kita akan membahas tentang lanjutan dari Tawadhu yang sebelumnya pernah dibahas sebelumnya, dimana Tawadhu itu sendiri adalah suatu perbuatan merendahkan hati kita dan tidak sombong. Lawan dari Tawadhu itu sendiri adalah Takabur, yaitu mereka-mereka yang melakukan perbuatan-perbuatan sombong.
Allah SWT pernah memanggil Malaikat Jibril as: Ya Jibril. Lalu Jibril menjawab: Labbaik Yaa Allah. Lalu Allah kembali berfirman: Aku mencintai hamba-Ku yang bernama Fulan, maka cintailah dia. Selanjutnya, Jibril as mengatakan kepada semua penghuni langit bahwa Allah SWT mencintai Fulan, maka cintailah dia. Lalu, penghuni langitpun seketika mencintai apa yang dicintai oleh Allah SWT. Begitu juga sebaliknya, barang siapa yang dicintai di langit, maka akan dicintai di bumi.

Allah SWT menetapkan orang-orang yang Tawadhu, yaitu orang-orang yang dicintai oleh Allah SWT. Mereka tidak mau mempopulerkan dirinya tetapi Allah kemudian mengangkat derajatnya.

Adapun mereka kemudian menjadi populer dan terkenal, bukan karena keinginan mereka, tetapi memang Allah menginginkan dinaikkan derajatnya oleh-Nya. Namun sebenarnya mereka tidak menginginkan itu terjadi.

Kemudian orang-orang yang Tawadhu tersebut, menurut Habib Abdullah Bin Hadad, yaitu mereka mau mendengarkan kebenaran walaupun itu datangnya dari siapa saja, baik dari kalangan orang terpandang maupun dari kalangan orang rendah, baik dari orang yang berilmu maupun tidak berilmu sekalipun, jika menyampaikan kebenaran maka mereka akan mendengarkannya.

Lalu, mereka yang Tawadhu adalah orang-orang yang memperhatikan fakir miskin dan saling memaafkan kepada sesamanya.

Orang-orang Tawadhu adalah orang-orang yang istimewa, bukan hanya lisannya saja yang Tawadhu dan rendah hati, tapi Akhlak dan hatinya menunjukkan dia sebagai orang yang Tawadhu.

Semoga Allah memberkati dan menjadikan kita sebagai orang-orang yang mampu menjadi rendah hati kepada sesama makhluk-Nya, sehingga kita mampu memandang ketika kita berbicara dengan hamba-hamba-Nya, kita memandangnya bahwa dia lebih baik daripada kita. Itu adalah bagian dari orang-orang Tawadhu.

Semoga bermanfaat, barokah di dunia dan akhirat. Semoga Allah SWT mengangkat derajat kita serta menjadikan Ramadhan kita diterima oleh Allah SWT. [ben/***]


Habib Abdullah Ridho Bin Yahya (Khodim MCR Ar-Ridho)

Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00