Antusiasme Umat Buddhis Kalbar Ikuti Gerak Jalan Kerukunan

Ragam  SELASA, 14 MEI 2019 , 11:17:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Antusiasme Umat Buddhis Kalbar Ikuti Gerak Jalan Kerukunan

Yandi saat membagikan Door Prize/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Panitia Waisak Bersama mengadakan kegiatan Gerak Jalan Kerukunan, Minggu (12/5).
Kegiatan ini merupakan rangkaian kegiatan Waisak 2019 yang telah disusun oleh Panitia Waisak Bersama 2563 BE. Acara tersebut berjalan dengan lancar dengan diikuti masyarakat umat Buddha dan dihadiri berbagai perwakilan majelis organisasi keagamaan Buddha.

Hadir dalam kegiatan tersebut Pembimas Buddha Kanwil Provinsi Kalbar, Penyelenggara Buddha Kota Pontianak, WALUBI Provinsi Kalbar, PERMABUDHI Provinsi Kalbar, Majelis Agama Buddha dan Lembaga Keagamaan Buddha.

Kegiatan diawali dengan senam bersama yang dipimpin oleh komunitas INLA, yang kemudian dilanjutkan Jalan Kerukunan dengan rute start dan finish dari Maha Vihara Maitreya. Gerak jalan tersebut dibuka oleh Yandi selaku Ketua Panitia Waisak Bersama 2563 BE. Kegiatan tersebut diikuti peserta dengan antusias.

Menurut Yandi, kegiatan Jalan Kerukunan ini adalah baik untuk menumbuhkan kembali semangat kerukunan dan kebersamaan persatuan bangsa.

Yandi juga mengatakan bahwa Jalan Kerukunan ini merupakan salah satu dari rangkaian Waisak Bersama nanti yang akan dilaksanakan pada 26 Mei 2019 di Maha Vihara Maitreya.

"Harapan saya semoga semangat Jalan Kerukunan dibawa pulang sehingga tumbuh dan berkembang untuk diterapkan hingga ke pelosok negeri," tuturnya.

Pembimas Buddha Kanwil Provinsi Kalbar, Naryoto menyampaikan bahwa Jalan Kerukunan hari ini bagus untuk kebersamaan umat Buddha Kalbar yang terdiri dari berbagai majelis yang ada dan ini adalah momen kebersamaan kita, khususnya umat Buddha di Kalimantan Barat.

"Walaupun terdiri dari beberapa mazhab dan majelis serta lembaga provinsi Kalimantan Barat, diharapkan kebersamaan dapat tetap terjaga," ungkapnya.

Gerak jalan ini mencerminkan kerukunan antar umat Buddha yang berbeda aliran dan untuk memperkuat keharmonisan antar umat beragama. Kerukunan merupakan kata kunci. Walau kita berbeda-beda, tapi kita disatukan oleh semangat nilai-nilai agama yang hakekatnya ditemukan pada satu titik yang sama. Kemudian kegiatan tersebut ditutup dengan sesi door prize yang dilakukan oleh perwakilan majelis dan lembaga keagamaan Buddha, ketua panitia, serta pembimas. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00