Antusias Masyarakat 'Hapus Tattoo' Untuk Hijrah 'Menjadi Lebih Baik'

kesehatan  JUM'AT, 12 APRIL 2019 , 22:53:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Antusias Masyarakat 'Hapus Tattoo' Untuk Hijrah 'Menjadi Lebih Baik'

Prescon Launching Program Hapus Tattoo Gratis/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Rumah Zakat Pontianak, bekerjasama dengan #beranihijrahbaik, Sayang Pontianak dan RS Untan, menggelar Press Conference Launching Program Hapus Tattoo Gratis 'Menjadi Lebih Baik', di jalan KS Tubun, Cafe Alila, Pontianak, Jumat malam (12/4).
Kegiatan yang digadang-gadang hadir pertama kali di Kota Pontianak ini, sedianya akan dilaksanakan keesokan harinya, Sabtu (13/4), di Rumah Sakit Universitas Tanjungpura Pontianak, pukul 08.00-10.00 WIB.

Kegiatan tersebut akan dihadiri Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, sekaligus memantau secara langsung pelaksanaan Hapus Tattoo Gratis, berikut dengan prosesnya.

Menurut perwakilan #beranihijrahbaik, Wankie mengungkapkan bahwa peserta yang akan ikut dalam Program ini diwajibkan untuk menyetor hafalan Surah Ar-Rahman.

"Beberapa orang masih risih dengan tatoo yang masih ada di tubuhnya. Awalnya program ini dikeluarkan, cuma di kalangan komunitas kami, namun lambat laun akhirnya informasi mulai menyebar dan menimbulkan antusias yang tinggi dari masyarakat luas," ungkapnya dalam Press Conference.

Menurutnya, keberadaan tattoo ini bagi mereka yang sudah hijrah dirasakan masih kurang 'plong'.

"Umumnya, masih saja ada stigma negatif dari masyarakat bagi orang-orang yang masih memiliki tattoo ditubuhnya, padahal yang bersangkutan sudah hijrah di jalan Allah," tuturnya.

Akibat dari hal itu, lanjutnya, orang tersebut (pemilik tattoo yang telah berhijrah) kemudian perlahan menyingkir dari masyarakat yang mencemooh, dan bergabung bersama kami melalui program ini.

Branch Manager Rumah Zakat Pontianak, Azrul mengungkapkan, sebanyak 320 orang telah mendaftar sebagai peserta dalam program ini. Namun, dikarenakan program ini hanya berlangsung selama 2 hari, dan dalam 1 hari hanya mampu melayani sebanyak 20 orang, maka yang bisa kami akomodir hanya sebatas 40 orang peserta saja.

"Terlebih dahulu, mereka mesti dipastikan bebas dari penyakit Hepatitis, HIV dan Diabetes. Para peserta yang mengikuti program ini memiliki kisaran rentang umur 17-61 tahun, yang terbagi menjadi 30 orang laki-laki dan 10 orang perempuan. Ada 1 dari Ketapang dan 1 lagi dari Sambas. Sebagian besar peserta memiliki tattoo disekitaran areal tangan," tukas Ketua Forum Organisasi Zakat (FOZ) Kalbar ini. [ben]


Komentar Pembaca
Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

Tiru Cara BG, Siasat Imam Nahrawi Lolos dari KPK

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 23:19:03

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

Lomba Pacu Jalur Peserta Terbanyak

SABTU, 19 OKTOBER 2019 , 14:31:46

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

Prabowo Tawarkan Pertumbuhan Ekonomi Double Digit

KAMIS, 17 OKTOBER 2019 , 22:28:40

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00