Dana Amplop Serangan Fajar Berasal Dari Menteri? KPK: Kami Telusuri

Hukum  KAMIS, 11 APRIL 2019 , 11:23:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Dana Amplop Serangan Fajar Berasal Dari Menteri? KPK: Kami Telusuri

Bowo Sidik Pangarso/Net

RMOLKalbar. Uang Rp 8 miliar yang disita dari politisi Golkar Bowo Sidik Pangarso (BSP) saat operasi tangkap tangan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberpa waktu lalu sedang ditelusuri. Sumber aliran dana ini yang jadi fokus penyidikan KPK saat ini.
Gara-gara pernyataan Pengacara BSP Saut Edward Rajagukguk, salah seorang menteri kabinet kerja Jokowi bisa diciduk lembaga anti rasuah itu. Pasalnya, Saut bilang bila sebagian uang itu berasal dari sang menteri.

"Tentu kami akan telusuri lebih lanjut informasi-informasi yang relevan terkait dengan sumber dana yang 8 miliar itu," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah kepada wartawan di Gedung KPK, Kuningan Jakarta, Rabu (10/4).

Menurutnya, setiap tersangka mempunyai hak untuk berbicara dan mengemukakan pendapat bahkan berhak mengajukan Juctice Collaborator. Namun, lanjut Febri, KPK tetap melakukan check and balancess terkait validitas penanganan perkara.

"Tersangka itu punya hak untuk bicara bebas. Di KPK kita tahu ada dalam beberapa kasus tersangka yang bicara menyebut nama-nama lain atau peran dari pihak-pihak lain," tutur Febri seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

"Yang paling penting bagi KPK adalah kami akan telusuri informasi yang ada dan kami akan kroscek kesesuaian dengan bukti-bukti yang lain," sambungnya.

Lebih lanjut, KPK juga membuka peluang untuk memanggil pihak-pihak yang diduga mengetahui sumber aliran dana Rp 8 miliar untuk serangan fajar Pemilu 2019 di dapatkan.

"Dan juga proses penukaran (duit) nya dan juga kasus-kasus yang diduga merupakan penerimaan suap dan gratifikasi oleh BSP," demikian Febri. [son]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00