Kasus Amplop Serangan Fajar, KPK Bakal Panggil Nusron Wahid

Hukum  KAMIS, 11 APRIL 2019 , 10:34:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Kasus Amplop Serangan Fajar, KPK Bakal Panggil Nusron Wahid

Ilustrasi/Net

RMOLKalbar. Dalami kasus dugaan suap distribusi pupuk, penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) buka kemungkinan memanggil politisi Partai Golkar Nusron Wahid.
Nusron sebelumnya disebut sebagai orang yang memerintah Bowo Sidik menyiapkan ratusan ribu amplop uang yang disita KPK.

Pemeriksaan terhadap Nusron yang juga kepala Badan Nasional Penempatan dan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BNP2TKI), terkait dugaan keterlibatannya dalam rencana membagikan 400 ribu amplop untuk serangan fajar Pemilu 2019.

Diakui Juru Bicara KPK Febri Diansyah, pihaknya belum menetapkan jadwal pemanggilan untuk Nusron. Namun, KPK membuka peluang akan memanggil pihak-pihak yang dianggap relevan dalam penanganan kasus suap Bowo Sidik.

"Kalau jadwal pemanggilan untuk saudara Nusron Wahid belum ada sampai saat ini dari informasi yang saya ketahui. Tapi nanti jika dibutuhkan saksi-saksi yang lain keterangannya untuk didengar penyidik mungkin saja akan dipanggil," jelasnya di Gedung KPK, Jakarta, Rabu (10/4).

"Ketika sudah ada informasi tentang jadwalnya dan waktu yang tepat saya sampaikan," kata Febri seperti dilansir Kantor Berita Politik RMOL.

Sebelumnya, Bowo Sidik mengaku diminta oleh Nusron Wahid selaku Ketua Bapilu Jawa dan Kalimantan Golkar menyiapkan 400 ribu amplop berisi uang dengan total Rp 8 miliar untuk Pemilu 2019.

Saut Edward Rajagukguk selaku kuasa hukum Bowo Sidik mengatakan, kliennya mendapat perintah tersebut dari Nusron ketika bertemu empat mata di Gedung DPR-RI. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00