Kenakalan Remaja Adalah Bukti Nyata Kegagalan Penanaman Karakter Baik Pada Anak

Pendidikan  RABU, 10 APRIL 2019 , 17:55:00 WIB

Kenakalan Remaja Adalah Bukti Nyata Kegagalan Penanaman Karakter Baik Pada Anak

Foto/Net

RMOLKalbar. Kasus pengeroyokan siswi SMP di Kota Pontianak, ABZ (14 tahun) yang dianiaya oleh beberapa siswi SMA pada Jumat (29/3) lalu, baru diadukan ke Polsek Pontianak Selatan pada Jumat (5/4) dan kemudian dilimpahkan ke Polresta Pontianak. Hasil visum dan proses hukum saat ini sedang berjalan.
Kasus ini dilema antara bullying dan tindak kekerasan. Kalau bullying penyelesaian bisa melalui jalur damai, tapi pihak sekolah dan instansi terkait mendapatkan tamparan hebat.

Ini bukti nyata kegagalan kita menanamkan karakter baik kepada anak didik kita. Kalau tindakan kekerasan jatuhnya kriminal. Sejalan dengan pernyataan Hotman Paris yang mengatakan bahwa anak di bawah umur bisa dipidanakan


Tindakan Kekerasan yang mengarah pada Kenakalan Remaja

Kalau dicari penyebabnya tentu banyak, bahkan film Dilan dan sinetron FTV lainnya, juga ambil bagian tanggungjawab dalam kasus ini. Sedikit banyaknya pasti ada dari sana.

Tapi apapun itu, kita jangan mau terprovokasi dan tergiring opini, karena ini pertengkaran anak-anak yang pasti orang tua, guru dan para pegiat pendidikan terlibat didalamnya.

Kita tidak membenarkan tindak kriminal apapun dan tidak boleh lagi ada di Kota Pontianak untuk selanjutnya.

Untuk selanjutnya, silahkan pihak yang terlibat bermediasi, kalau tidak ketemu jalan keluarnya silahkan dilanjutkan ke tahapan berikutnya.

Apapun itu, ini bom waktu yang meledak saat ini yang tidak kita sadari sebelumnya.

Ini warning buat kita untuk lebih tahu setiap detil aktivitas anak-anak didik kita, baik di rumah, di kelas maupun di luar, harus tetap terpantau.

Ini baru kasus yang terungkap. Apakah kita yakin tidak ada anak lainnya yang mengalami pemukulan di sekolah?

Saya yakin pasti ada, tapi tidak mengemuka. Solusinya, anak harus mendapatkan kelas bimbingan konseling, dibagi menjadi grup-grup kecil dan diajarkan untuk bicara terbuka, yakni anak mau menceritakan semua aktivitasnya.

Intinya konseling di sekolah digiatkan dan diarahkan juga, untuk pembentukan karakter yang baik bagi anak-anak didik kita. [ben]


Dodi Iswanto
Penulis adalah Pejuang Pendidikan, sekaligus Ketua Ikatan Guru Indonesia (IGI) Kalbar


Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00