Seret Nama Nusron Wahid, Kasus Suap Pupuk Tanda Program Revolusi Mental Gagal

Politik  RABU, 10 APRIL 2019 , 17:29:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Seret Nama Nusron Wahid, Kasus Suap Pupuk Tanda Program Revolusi Mental Gagal

Nusron Wahid (kiri)/Net

RMOLKalbar. Terkait dengan kasus suap distribusi pupuk yang uangnya akan digunakan untuk serangan fajar Pemilu 2019 menunjukkan program revolusi mental yang dulu digaungkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) gagal.
Bila dalam perkembangannya, memang ada elite-elite politik terlibat, maka harus diusut tuntas, tanpa tebang pilih.

"Biar hukum yang membuktikan. Kalau ini benar, rusak sudah revolusi mental karena yang dekat sama Pak Jokowi bermental merusak," jelas pengamat politik Pangi Syarwi Chaniago saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (10/3).

Lanjutnya, bila menyeret sejumlah elite politik maka benar jika kasus suap itu dalam rangka menyiapkan amplop untuk serangan fajar kepada calon pemilih. Hal itu dapat merusak kualitas demokrasi Indonesia.

"Menyiapkan amplop untuk memenangkan elektoral. Vote buying itu jelas merusak tatanan kehidupan berbangsa dan bernegara. Membuat pemilu kita berbiaya mahal, mestinya pemilu berbiaya murah. Kalau sudah beli suara ujungnya sudah pasti korupsi, merusak kualitas demokrasi kita," papar Pangi yang juga direktur Voxpoll Center Research and Consulting.

Terbaru, Ketua Badan Pemenangan Pemilu Partai Golkar Nusron Wahid disebut rekan separtainya Bowo Sidik Pangarso yang telah menjadi tersangka dalam kasus tersebut.

Bowo Sidik mengaku mendapat perintah dari Nusron menyiapkan uang untuk serangan fajar sebanyak 400 ribu amplop dengan jumlah total Rp 8 miliar. [ben]


Komentar Pembaca
Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

Jokowi: Jangan Jumawa, Tunggu Hasil Resmi KPU

RABU, 17 APRIL 2019 , 19:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00