Efek Buruk Pemilu Serentak, Fahri Hamzah: Pileg Tidak Relevan, Semua Fokus Ke Pilpres

Politik  SABTU, 06 APRIL 2019 , 16:01:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Efek Buruk Pemilu Serentak, Fahri Hamzah: Pileg Tidak Relevan, Semua Fokus Ke Pilpres

Fahri Hamzah/Net

RMOLKalbar. Pemilu yang digelar secara bersamaan antara Pileg dan Pilpres, menyebabkan efek buruk yang tidak terprediksi sebelumnya.
Demikian dikatakan Wakil Ketua DPR-RI Fahri Hamzah dilansir dari Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (6/4).

"Efek buruknya adalah Pileg yang tidak relevan, karena semua fokus tertuju pada Pilpres," ujar Fahri.

Fahri menambahkan, efek buruk ini yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya bahwa ternyata keinginan sementara kalangan untuk menyederhanakan atau menyamakan waktu Pileg dan Pilpres itu, lalu menyebabkan pertama biaya tidak berkurang. Kedua, Pileg jadi tidak relevan.

Karena kurangnya perhatian, maka anggota legislatif yang lolos nanti, terpilih melalui proses yang kurang selektif.

"Padahal pemilihan anggota legislatif sama pentingnya dengan Pilpres. Presiden sebagai pelaksana pembangunan dan anggota legislatif sebagai pengawas pemerintahan itu, sama-sama penting. Tapi karena dipilihnya berbarengan, akhirnya saya kira tidak mendapat perhatian," cetus inisiator Gerakan Arah Baru Indonesia (GARBI) itu.

Oleh karena itu, Fahri mengatakan bahwa sistem Pileg dan Piplres dalam waktu yang bersamaan harus dikoreksi. Dan agar pemilihan anggota legislatif dapat lebih berkualitas maka ia mengusulkan agar pemilihannya dilakukan melalui model distrik.

"Saya usulkan sebaiknya anggota DPR dipilih dengan metode sistem distrik, supaya dapilnya mengecil dan intensitas dia bertemu dengan konstituennya semakin kuat. Itu yang menyebabkan anggota DPR mengakar di dapilnya," pungkas anggota DPR dari dapil NTB ini. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00