Fahri Sebut Prabowo Jendral Tempur, Lalu Siapa Jendral Kabur?

Politik  SABTU, 30 MARET 2019 , 16:19:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Fahri Sebut Prabowo Jendral Tempur, Lalu Siapa Jendral Kabur?

Fahri Hamzah/Net

RMOLKalbar. Politikus yang kini menjabat sebagai Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah, menyebut Calon Presiden 02 Prabowo Subianto sebagai Jendral tempur yang memiliki sikap kesatria terjun langsung ke medan perang.
"Kalau Prabowo itu jenderal tempur, ia terjun ke medan perang, terjun beneran pakai parasut... Pertaruhkan nyawa, kata prajuritnya, 'Dia kan mantu presiden, sebenarnya bisa menghindar... dia gak mau... dia turun ke battle pertaruhkan nyawa...' Maka dia ksatria... Sikap ksatria ditunjukkan dengan keberanian berhadap-hadapan, berkata apa adanya, dan mengerti etika dalam menyerang lawan...," tulis Fahri dalam postingan akun instagram pribadinya @fahrihamzah, Sabtu (30/3).

Tidak hanya sosok Prabowo yang disebut sebagai Jendral Tempur Fahri juga menuliskan ada sosok Jendral Kabur, yang dinilainya sebagai sosok pengecut.

"Susah kalau jenderal gak pernah ke medan perang... jadinya pengecut... Beraninya perang intelijen memakai fasilitas negara... Kata mereka bikin perang total... ya maksudnya ternyata 'perang memakai aparatur negara untuk melumpuhkan lawan dari belakang'," tulis Fahri.

Lebih lanjut Fahri menuliskan sosok Prabowo yang kini tengah bertempur di medan perang

"Dan sekarang kita melihat bagaimana sang jenderal bertempur di medan politik. Sama, ksatria. Lalu sang jenderal difitnah, tuduhan yang dibuat secara sepihak, dengan motif politik dan penyingkiran. Dia terima, dan dia diam.. Dia ambil tanggungjawab putus sampai di dia... Dia jaga apa yang dia anggap benar. Tapi tidak pernah dia bicara, jenderal diam dalam sepi.," tulis Fahri.

Sang jenderal malah menghindar dan menyibukkan diri menjadi pengusaha, dia tunjukkan bahwa ia bisa meneruskan perjalanan, dia tidak mau patah dan menjual diri pada orang.

Sementara itu, jenderal abal-abal berpesta pora memperkaya diri entah dari mana. Menjadi beking mafia.

"Dulu, jenderal Prabowo difitnah, sekarang mau difitnah lagi. Bahkan dengan tujuan yang lebih kejam. Segala peluru kotor akan mereka pakai. Mereka takut jenderal ksatria ini berkuasa karena beliau terlalu tahu siapa mereka. Padahal santai aja, ksatria tidak akan balas dendam," sambungnya.

Penyingkiran Prabowo kali ini akan gagal. Dia akan dilantik menjadi Presiden Republik Indonesia yang ke-8. Dari dulu dia dipanggil 08.

"Insya Allah ini akan jadi kenyataan. Dia akan memimpin dengan adil dan bijaksana, dia akan menjaga persatuan dan rekonsiliasi," kata Fahri.

"Para jenderal yang terhormat, kembalilah kalian ke belakang Prabowo. Jangan bohongi diri sendiri. Permainan sudah selesai," tukasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00