Bawaslu, Kemendagri, KPU Dan Kontestan Sepakat Jalankan Pemilu Luber Jurdil

Hukum  SABTU, 23 MARET 2019 , 17:10:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Bawaslu, Kemendagri, KPU Dan Kontestan Sepakat Jalankan Pemilu Luber Jurdil

Deklarasi Pemilu Luber Jurdil/Net

RMOLKalbar. Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) bersama para peserta Pileg dan Pilpres 2019 sepakat akan memegang tegus azas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil. Terlebih mulai esok hari (24 Maret hingga 13 April 2019), Pemilu memasuki tahapan kampanye rapat umum dan iklan kampanye.
Dilansir Kantor Berita Politik RMOL, secara simbolis komitmen tersebut dibacakan oleh Ketua Bawaslu Abhan di Halaman Kantor Bawaslu, Jakarta, Sabtu (23/3).

Saat membacakan deklarasi, Abhan diapit oleh Menteri Dalam Megeri Tjahjo Kumolo serta beberapa perwakilan Tim Kampanye Nasional (TKN) 01, Erick Thohir dan Badan Pemenangan Nasional (BPN) 02, Mardani Ali Sera.

"Pemilihan Umum 2019 akan memasuki tahapan kampanye dengan metode rapat umum dan iklan kampanye. Kami partai politik dan pasangan calon presiden dan wakil presiden peserta pemilu 2019 berkomitmen untuk mewujudkan proses pemilihan umum yang langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil," ujar Abhan diikuti oleh seluruh perwakilan politisi.

Berikut point-point utama dalam deklarasi tersebut:

Pertama, menjamin proses kampanye rapat umum dan iklan kampanye sebagai sarana pendidikan politik masyarakat yang dilakukan secara bertanggungjawab dalam meyakinkan pemilih dengan menawarkan visi, misi, program dan atau citra diri peserta Pemilu.

Kedua, tidak melakukan intimidasi, ujaran kebencian dan menyebarkan berita bohong (hoax) dalam berkampanye karena mengurangi kualitas dan integritas pelaksanaan kampanye dalam rapat umum.

Ketiga, tidak melakukan politik uang.

Keempat, tidak melakukan penghinaan terhadap seseorang, agama, suku, ras, golongan, calon dan atau peserta pemilu yang lain, serta penghasutan dan adu domba dalam kegiatan kampanye rapat umum dan iklan kampanye.

Kelima, tidak menggunakan fasiltas pemerintah, tempat ibadah, dan tempat pendidikan dalam melaksanakan kampanye rapat umum dan iklan kampanye.

Keenam, tidak melibatkan Aparatur Sipil Negara, TNI, Polri dan anak-anak serta Penduduk yang tidak memiliki hak pilih dalam melaksanakan kampanye rapat umum dan iklan kampanye.

Terakhir, mendukung Badan Pengawas Pemilihan Umum melakukan pencegahan, pengawasan dan penindakan pelanggaran terhadap tahapan kampanye dalam rapat umum dan iklan media massa secara adil sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Usai membaca deklarasi, para perwakilan politisi, Bawaslu, KPU dan Mendagri berjabat tangan bersama sebagai simbol kesiapan melaksanakan deklarasi tersebut. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00