Pampaspres Gelar Rakerda Pembekalan Relawan Di Kalbar

Politik  SELASA, 19 MARET 2019 , 23:57:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Pampaspres Gelar Rakerda Pembekalan Relawan Di Kalbar

Pampaspres/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Rakerda Pembekalan Relawan DPW Pampaspres Kalbar telah berlangsung di Gedung Diklat Bang Kalbar, Selasa pagi (19/3).
Rakerda ini menghadirkan pembina Pampaspres Irsan dan Nurbani, serta segenap jajarannya, baik pusat maupun tingkat wilayah.

Ketua panitia penyelenggara, Mawarlatika menyampaikan, bahwa kegiatan Rakerda Pampaspres se-Kalbar ini bertujuan untuk membulatkan tekat dengan satukan langkah untuk memenangkan Capres dan Cawapres Prabowo-Sandi.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPW Pampaspres Kalbar, Emi Hermiati berharap emak-emak bisa mengawal suara Prabowo-Sandi hingga ke TPS-TPS, serta dapat menjadi saksi dalam memperjuangkan pemenangan Prabowo-Sandi, khususnya di Kalbar.

Menurut Pembina Pampaspres, Nurbani menyatakan bahwa berdasarkan hasil survey, sebanyak 61 persen suara sudah mengarah ke Prabowo-Sandi, dan kita berharap suara ini mampu bertahan hingga 17 April mendatang.

"Kepada relawan emak-emak, saya mengajak untuk bersama-sama tongkrongin TPS di daerahnya masing-masing, guna menghindari kecurangan-kecurangan yang dapat terjadi di Pemilu 2019 kali ini," ungkapnya.

Nurbani juga menambahkan, pada tanggal 2 April mendatang, akan hadir Bang Sandi pada Kampanye Akbar di Kota Pontianak.

Dalam kegiatan tersebut, Ketua Koalisi Partai Pengusung Prabowo-Sandi, Zulfydar Zaidar Mochtar, S.E., M.M juga turut memberikan sambutan.

"Emak-emak harus kuat dan kompak, karena berkaitan dengan saksi, yang juga ada andil relawan didalamnya, khususnya di Pampaspres," ujarnya kepada Kantor Berita RMOLKalbar..

Dalam hal ini, sambungnya, kami mengajak masyarakat, khususnya pada relawan, untuk mengawal TPS, dengan menyaksikan dan mendata hasil TPS terkait Capres 02.

"Untuk saksi yang berasal dari relawan, diharapkan berasal dari warga masyarakat setempat, karena sudah mengetahui dan mengenal lingkungannya. Karena, paling tidak melalui mereka dapat disampaikan tentang alasan masyarakat harus memilih Capres 02," tuturnya.

Selain saksi dari relawan, lanjutnya, dari Koalisi Partai Pengusung Prabowo-Sandi, diantaranya tergabung PAN, Demokrat, Gerindra, PKS dan Partai Berkarya, juga mempunyai saksi untuk mengawal Pileg dan Pilpres 2019.

"Seluruh saksi, juga diamanahkan untuk mendokumentasikan hasil perhitungan suara di TPS, terutama memotret lembar rekapitulasi perhitungan suara dan lembar C-1, lalu dikirim via chatting (dalam hal ini umumnya via WhatsApp) ke unit/partai masing-masing, agar informasi didapatkan dengan cepat," ungkapnya.

Zulfy menambahkan, saksi juga harus menyerahkan surat tugasnya kepada pihak KPPS paling lambat 1 hari sebelum pencoblosan.

"Emak-emak saat ini sudah bersatu untuk memenangkan Prabowo-Sandi, lantaran mereka merasakan harga-harga bahan pokok saat ini seluruh cenderung melambung naik, sehingga menimbulkan keresaan di kalangan emak-emak di seluruh Indonesia," imbuhnya.

Zulfy juga sedikit memngkritik KPU Kota Pontianak, karena sampai dengan saat ini, data TPS masih belum dikeluarkan.

"Ini sudah tanggal berapa, Pemilu sudah kurang dari 1 bulan lagi loh," tegasnya.

Zulfy menyatakan, pihaknya selaku pengurus partai juga diminta oleh pusat terkait data tersebut, harus segera dilaporkan.

"Tidak bisa lama-lama. seharusnya 1 bulan sebelumnya data TPS harus sudah keluar," ucap Politisi PAN ini yang juga sebagai Caleg DPRD Kota Pontianak Dapil Kecamatan Pontianak Kota.

Semisalnya, kata Zulfy, jumlah pemilih dalam 1 TPS berjumlah 300 orang, cenderung dipecah menjadi 2 TPS. Terkait kurang lebihnya, hal ini akan terus maju dan dinamis, baik itu dari segi jumlah pemilih yang telah meninggal dunia maupun jumlah pemilih pemula yang sudah masuk waktunya.

Menurutnya, terkait peluang menang Prabowo-Sandi di Kota Pontianak, ditargetkan sekitar 65 persen dari total perolehan seluruh suara. Berdasarkan hasil survey internal dari Badan Pemenangan Prabowo-Sandi itu sendiri.

"Hal ini pun dapat dibuktikan secara kasat mata, dimana saat Prabowo bertandang ke Kalbar pada Minggu (17/3) lalu, bisa dilihat dari sepanjang jalanan selalu dipadati oleh Masyarakat yang menunggu sejak pagi kedatangan Prabowo. Massa selalu membludak, mulai dari jalanan sampai dengan di Istana Kadriah Pontianak," paparnya. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00