GMI Mengecam Black Campaign Yang Memprovokasi Kalangan Intelektual Kampus

Politik  SELASA, 12 MARET 2019 , 10:13:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

GMI Mengecam Black Campaign Yang Memprovokasi Kalangan Intelektual Kampus

Fahruli Akbar (Kanan)/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Ditemui di sela-sela aktivitasnya, Koordinator Gerakan Milenial Indonesia (GMI) Kalbar, Fahruli Akbar, menyatakan sangat mengecam Black Campaign yang terjadi di kalangan kaum intelektual di lingkungan kampus.
Hal ini diungkapkannya, lantaran adanya dugaan Black Campaign oleh oknum misterius yang tidak bertanggungjawab dengan menyebarkan Buku Bertendensi Politik, yang diduga cenderung menyudutkan salah satu pihak, yakni Capres 02, Prabowo Subianto, Senin (11/3).

Menurutnya, salah satu oknum berusaha untuk memprovokasi mahasiswa dengan menyebarkan buku yang berjudul 'Melawan Amnesia Publik: Rekam Jejak Prabowo Subianto, atas Kejahatan Kemanusiaan, Penculikan dan Kerusuhan Mei 1998'.

"Dengan adanya black campaign ini, maka saya dan teman-teman milenial akan semakin solid untuk menciptakan demokrasi sejuk, sesuai dengan tujuan berdemokrasi bangsa Indonesia," ungkapnya kepada Kantor Berita RMOLKalbar, Selasa (12/3).

Capres 02 Prabowo Subianto, lanjutnya, sesuai dengan fakta pengadilan militer, tidak ada kejahatan atau pelanggaran HAM tahun 1998 yang dilakukan olehnya.

"Dan jika mereka yang menyebarkan buku ini memiliki bukti pelanggaran HAM Capres 02 Prabowo Subianto, maka yang salah adalah penguasa, karena melakukan pembiaran HAM tidak diselesaikan atau mungkin karena penguasa sekarang memelihara oknum atau pemimpin yang melakukan pelanggaran 1998," tukasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00

Kerusuhan Tanah Abang, Korban Jiwa Berjatuhan
KPU Tetapkan Jokowi-Maruf Pemenang Pilpres 2019
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00