Bawaslu Upayakan Pencegahan Terhadap Pelanggaran Pemilu 2019

Hukum  SELASA, 12 MARET 2019 , 08:17:00 WIB | LAPORAN: RMOL NETWORK

Bawaslu Upayakan Pencegahan Terhadap Pelanggaran Pemilu 2019

Ruhermansyah/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Pada acara Deklarasi Pemilu Damai yang diselenggarakan di Q Hall Qubu Resort, Kubu Raya, Bawaslu Kalbar mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang terlibat dalam Pemilu Serentak Tahun 2019, Senin (11/3).
Seperti diketahui, tugas pokok Bawaslu adalah melakukan upaya pencegahan terhadap pelanggaran, melakukan pengawasan di seluruh tahapan agar sesuai dengan harapan, metode kampanye dengan rapat umum. Kegiatan bawaslu akan dimulai pada tanggal 24 Maret yang akan datang.

Wewenang Bawaslu yaitu diantaranya menindaklanjuti temuan-temuan maupun laporan dugaan pelanggaran, menyelesaikan sengketa hasil yang akan diteruskan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Bawaslu memastikan bahwa jajaran sampai ketingkat kelurahan sudah siap dengan pemilu serentak tahun 2019. Bawaslu akan merekrut dan melantik jajaran bawaslu dari tingkat kelurahan.

Menurut Ketua Bawaslu Kalbar Ruhermansyah, pada tanggal 25 Maret ini jajaran bawaslu di tingkat pengawas TPS akan dilantik, ada kurang lebih enam belas ribu pengawas TPS yang akan dilantik. Bawaslu memastikan ketersediaan pengawas TPS satu orang setiap TPS.

"Untuk kesiapan pergerakan logistik, bawaslu telah bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan berkoordinasi dengan stakeholder yang lain bahwa kesiapan distribusi logistik dapat berjalan dengan baik," ujarnya.

Isi kotak suara yang selama ini beredar, lanjutnya, itu bukan kotak suara yang berbahan dasar kardus tapi karton yang dilapisi oleh lapisan anti air. Bobot satu kotak suara 70-80 kg surat suara. Bawaslu memastikan bahwa kotak suara tersebut diawasi oleh undang-undang dan di-back-up oleh pengawas.

"Untuk saksi calon anggota DPD, Bawaslu menyiapkan pengawas yang sudah dilatih dengan sistem training of trainer. Kesiapan Bawaslu pada pengawasan kampanye dalam metode rapat umum. Bawaslu sepakat kita siap untuk menyelenggarakan pemilihan umum secara demokratis. Sebagai sarana pemilihan penggantian pemimpin karena pada tahun ini adalah pemilihan serentak," ungkapnya.

Pihaknya memastikan bahwa jajaran Bawaslu akan mengawasi acara penyelenggaran pemilu ini secara independen dan netral. Selain penyelenggara pemilu juga melibatkan peserta pemilu, Bawaslu berharap peran serta menyelenggarakan pemilu dengan jujur, adil dan berkualitas.

Menurutnya, potensi rawan yang dicemaskan oleh Bawaslu yaitu politik uang saat menjelang pemilu atau pada hari H, serta intimidasi terhadap pemilih ke TPS.

"Bawaslu telah mengupayakan pencegahan-pencegahan dengan melibatkan penyidik dari polri dan jaksa penuntut umum. Peran pemerintah sangat diharapkan oleh Bawaslu agar pemilihan umum serentak ini berjalan dengan lancar," tukasnya. [ben]


Komentar Pembaca
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00

Kerusuhan Tanah Abang, Korban Jiwa Berjatuhan
KPU Tetapkan Jokowi-Maruf Pemenang Pilpres 2019
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00