BPN: Kampanye Hitam Ini Harus Diusut Tuntas

Hukum  SELASA, 12 MARET 2019 , 08:01:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

BPN: Kampanye Hitam Ini Harus Diusut Tuntas

Herzaky M. Putra/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Terkait adanya upaya oknum yang berusaha menyebarkan Buku Bertendensi Politik yang kemarin marak beredar di lingkungan beberapa kampus di Kota Pontianak, Herzaky M. Putra, Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, meminta Bawaslu dan Polisi untuk mengusut kasus ini hingga tuntas. Ini bukan sekedar kasus kampanye hitam belaka, melainkan juga ujian bagi Bawaslu dan institusi kepolisian di Kalbar, Selasa (12/3).
Kasus ini merupakan ujian dalam konteks dua hal, sambung Herzaky yang juga caleg DPR RI asal Kalbar ini. Pertama, wibawa Bawaslu dan pihak kepolisian dipertaruhkan di sini. Pelakunya sangat berani, dengan melakukannya di siang hari, dan di lingkungan kampus yang ramai dengan manusia pula. Pelakunya bisa dikatakan menantang Bawaslu dan polisi untuk menemukannya. Bisa jatuh wibawa Bawaslu dan pihak kepolisian kalau kemudian kasus ini lenyap begitu saja tanpa kejelasan.

Kedua, lanjut Deputi Kogasma Partai Demokrat ini, masyarakat juga menanti ketegasan Bawaslu dan pihak kepolisian. Selama ini, kasus pelanggaran pemilu yang merugikan capres 01, begitu cepat diproses. Sedangkan kasus ini merugikan capres 02. Publik menanti, bagaimana Bawaslu dan pihak kepolisian merespon kasus ini. Kalau bergerak cepat dan segera ada kejelasan, apalagi pelakunya bisa ditemukan dan ditangkap, publik pun semakin yakin kalau Bawaslu dan pihak kepolisian memang bisa menjaga netralitasnya.

"Persepsi publik yang positif terhadap netralitas otoritas pengawas pemilu dan penegak pelanggaran hukum terkait pemilu seperti ini sangat diperlukan untuk menjaga situasi pemilu tetap kondusif," ungkap politisi kelahiran Pontianak ini menutup wawancara. [ben]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00