Tips Mendeteksi Survei Abal-Abal

Politik  SABTU, 09 MARET 2019 , 21:18:00 WIB | LAPORAN: BUNAIYA FAUZI ARUBONE

Tips Mendeteksi Survei Abal-Abal

Hamdi Muluk/Net

RMOLKalbar. Banyak lembaga survei yang bermunculan merilis hasil jajak pendapatnya jelang Pemilu Serentak 2019. Tak jarang, lembaga-lembaga survei yang muncul tidak kredibel atau abal-abal, yang bermaksud sebatas menggiring opini publik.
Anggota Dewan Etik Perhimpunan Survei Opini Publik Indonesia (Persepi) Hamdi Muluk pun mengeluarkan tips untuk mendeteksi lembaga survei abal-abal tersebut. Salah satunya, dengan melihat latar belakang orang-orang yang ada di lembaga survei tersebut.

"Sebenarnya mudah mengetahui survei abal-abal, bisa dilihat apakah orang yang terlibat punya akademik background. Lalu apakah lembaganya kredibel, itu nanti berpengaruh juga terhadap metodologinya," jelasnya kepada wartawan di Gado-Gado Boplo, Cikini Raya, Jakarta Pusat, Sabtu (9/3).

Hamdi mengingatkan, kredibilitas dan kapabilitas suatu lembaga survei merupakan syarat utama yang mesti dimiliki oleh setiap lembaga survei itu sendiri.

Sebab, lanjut Hamdi, hasil survei dari suatu lembaga yang kredibel, dianggap bisa membantu mempermudah masyarakat mengetahui latar belakang jagoannya melalui survei terkini.

"Dari segi sosial-psikologi ada prinsip bahwa masyarakat punya rasa ingin tahu, ingin memvalidasi pendapat dia. Misalnya, kalau saya menyatakan prefer (lebih suka) dengan calon A, maka saya akan tanya-tanya," jelasnya.

"Lalu dari mana publik ingin tahu tentang calonnya itu? Kan dari survei-survei ini harusnya," tutup Hamdi. [rah]



Komentar Pembaca
Sampai Hari Raya

Sampai Hari Raya

KAMIS, 23 MEI 2019 , 10:00:00

Kerusuhan Tanah Abang, Korban Jiwa Berjatuhan
KPU Tetapkan Jokowi-Maruf Pemenang Pilpres 2019
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00