Menhub Akan Canangkan Bandar Udara Singkawang

Daerah  SENIN, 11 FEBRUARI 2019 , 12:31:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Menhub Akan Canangkan Bandar Udara Singkawang

Foto/MC Singkawang

RMOLKalbar. Pemerintah Kota Singkawang memantapkan persiapan pencanangan pembangunan bandar udara baru di Kota Singkawang, yang rencananya akan dilakukan oleh Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi pada 18 Februari 2019 mendatang.
"Sesuai jadwal, pencanangan pembangunan bandar udara di Kota Singkawang ini akan dilakukan Menteri Perhubungan pada 18 Februari 2019, pukul 09.00 WIB," ujar Sekretaris Daerah Kota Singkawang Sumastro, Kamis (7/2).

Sumastro menegaskan, pemerintah Kota Singkawang, terus menyusun acara tersebut, juga terus berkomunikasi dengan Protokoler Menteri Perhubungan.

"Karena alternatif yang kita sampaikan itu adalah menteri menggunakan pesawat paling pagi dari Jakarta ke Supadio, kemudian dari Supadio ke Singkawang menggunakan helikopter untuk mendarat ke Makodim," tuturnya.

Kemudian, dari Makodim ke lokasi Bandara akan menggunakan jalur darat untuk melakukan prosesi pencanangan bandar udara di Kota Singkawang.

"Di lokasi, Menteri juga akan melakukan pencanangan dalam bentuk ritual adat, dan nanti akan kita sepakati dengan tokoh adat di lokasi. Namun secara prosesi standarnya, Menhub akan menghidupkan alat berat sebagai simbol land clearing," katanya.

Menurutnya, pencanangan dimulainya bandara ini merupakan impian yang ditunggu-tunggu oleh masyarakat Singkawang.

"Sehingga kehadiran Menteri Perhubungan ke Kota Singkawang sebagai bukti wujud nyata, bahwa Pemerintah Pusat sudah mulai merealisasikan pembangunan Bandara di Singkawang," jelasnya.

Pembangunan bandara di Kota Singkawang merupakan suatu sejarah, dimana pemerintah kota menginginkan Singkawang sebagai kota pariwisata akan lebih mudah terkoneksi.

"Artinya, konektivitas serta aksessibilitasnya itu akan lebih mudah," tandasnya.

Sumastro menegaskan, bahwa tahapan pengadaan tanah untuk pembangunan bandara di Kota Singkawang sudah selesai. Sehingga untuk 2019, Pemkot Singkawang sedang fokus menyelesaikan rencana teknis terinci detail engineering design (DED).

"Dari sisi darat adalah kawasan terminal, sedangkan dari sisi udara adalah Runway tapi sudah selesai pada 2018, begitu pula secara normatif yang menjadi tugas Pemkot Singkawang juga sudah selesai," katanya.

Sehingga lanjut dia, hanya tinggal pelaksanaan fisik yang menjadi tanggung jawab pemerintah pusat.

"Kami mendengar ada sebuah terobosan yang akan dilakukan pemerintah pusat agar pembangunan fisik bandar udara ini bisa cepat, maka mereka akan menggandeng pihak swasta untuk melakukan kerja sama KPBU," ujarnya.

KPBU ini adalah bentuk kerja sama antara pemerintah dengan badan usaha. Dengan adanya kerja sama ini, maka badan usaha yang akan membantu membangun dan akan ada penjaminan dari pemerintah.

"Sehingga tidak hanya bertumpu pada APBN, yang memang slotnya selalu terbatas," ungkapnya.

Sumastro pun meyakini, pembangunan bandara di Kota Singkawang akan lebih cepat jika pemerintah mengandeng badan usaha.

"Mungkin di 2020 bandara kita sudah siap beroperasi," tukasnya. [rah]

Komentar Pembaca
#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

#KataRakyat: Apa sih Unicorn?

RABU, 20 FEBRUARI 2019 , 21:41:00

Nada Dari Nadi Dhani

Nada Dari Nadi Dhani

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 21:00:00

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

Hilmar Farid - Kebudayaan Bab II (Bag.2)

SELASA, 19 FEBRUARI 2019 , 10:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00