Tiga Pesan Bawaslu Kalbar

Politik  KAMIS, 07 FEBRUARI 2019 , 16:08:00 WIB | LAPORAN: ANDHIKA DIYATMOKO

Tiga Pesan Bawaslu Kalbar

Foto/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Komisioner Bawaslu Kalbar Faisal Riza dalam Dialog dan Deklarasi Pemantau Pemilu yang diadakan oleh JPPR, menyampaikan tiga hal yang terjadi didalam pemilu yang harus diketahui, Selasa (5/2).
"Yang pertama, studi menunjukkan bahwa praktik yang paling terstigma pada pemilu di Indonesia adalah money politik," ujarnya.

Menurutnya, Indonesia adalah negara terbesar pelaku money politik dalam sistem pemilihan, setelah Uganda dan Vietnam, jadi Indonesia menempati posisi ketiga dari negara-negara tersebut.

"Hampir dari 33% pemilihan di Indonesia melakukan money politik, dan itu menurut saya adalah problem besar, kenapa kemudian kita karena kualitas pemilihan yang integritas ini mestinya mampu melahirkan pemimpin-pemimpin yang memikirkan rakyat," tegasnya.

Ada tiga proses dalam pencalonan, kampanye dan pemungutan suara, yang paling besar itu di pemungutan suara, karena itu tantangan kita bagi bawaslu dan pemantau pemilu.

"Yang kedua, kualitas pemilu kita itu juga mengenai integritas penyelenggaraan studi juga menunjukkan integritas penyelenggara juga punya kontribusi bagi pemilu yang manipulatif, artinya ketika terjadi di bawah BPS, KPPS, BPK itu punya potensi bermain di dalam kegiatan money politik, termasuk mungkin pengawas kecamatan, pengawas desa, pengawasan TPS karena integritas kita masih dipertanyakan, ini juga jawaban dan tantangan bagi KPU dan bawaslu untuk dibuktikan dan perekrutmen harus terus di pantau," ungkapnya.

Setelah itu, lanjutnya, yang ketiga, selain berbicara money politik, yang berikutnya tentang hoax.

"Di kalbar hanya menjadi follow bukan menjadi trensetter, tetapi jika follow ini dibiarkan maka bisa menjadi delegitimasi dan ini cukup bahaya," tukasnya. [rah]


Komentar Pembaca
Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

Warga Madura Tawarkan Senjata Untuk La Nyalla

SENIN, 22 APRIL 2019 , 15:00:00

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

Demokrat Masih Bersama Prabowo-Sandi

JUM'AT, 19 APRIL 2019 , 21:00:00

Real Count KPU Lambat!

Real Count KPU Lambat!

KAMIS, 18 APRIL 2019 , 17:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00