Ditetapkan Tersangka, Bupati Kotawaringin Timur Rugikan Negara 5,8 Triliun Lebih

Hukum  SABTU, 02 FEBRUARI 2019 , 20:53:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Ditetapkan Tersangka, Bupati Kotawaringin Timur Rugikan Negara 5,8 Triliun Lebih

Laode Muhammad Syarif/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tetapkan Bupati Kotawaringin Timur, Supian Hadi sebagai tersangka untuk kasus korupsi penyalahgunaan kewenangan yang menyebabkan kerugian keuangan negara.
Wakil Ketua KPK, Laode Muhammad Syarif menjelaskan, Supian diduga telah menerbitkan surat keputusan izin usaha pertambangan (IUP) operasi produksi seluas 1.671 hektare yang berlokasi di kawasan hutan kepada tiga perusahaan.

Tiga perusahaan itu adalah PT. Fajar Mentaya Abadi, PT. Billy Indonesia dan PT. Aries Iron Mining.

"Padagal SH mengetahui PT. FMA belum memiliki sejumlah dokumen perizinan, seperti ijin lingkungan atau AMDAL dan persyaratan lainnya yang belum lengkap," ujar Laode di Gedung Merah Putih KPK, Kuningan, Jakarta, Jumat (1/2).

Perbuatan politisi PDI Perjuangan itu, dikatakan Laode telah menimbulkan kerugian negara senilai Rp5,8 triliun 711 ribu dollar Amerika. Kerugian tersebut disebabkan dari dampak kerusakan lingkungan dan hutan akibat kegiatan produksi pertambangan.

"Akibat perbuatan SH maka PT BI telah melakukan kegiatan produksi yang menurut ahli pertambangan diduga menimbulkan kerugian, yang dihitung dari hasil produksi senilai setelah dikurangi royalti yang telah dibayarkan dan kerugian lingkungan," imbuhnya.

Atas perbuatannya, Supian dijerat dengan pasal 2 ayat 1 atau pasal 3 UU 31/1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU 20/2001 jo pasal 55 ayai 1 ke-1 KUHP. [rah]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00