Zulfy: Penyandang Disabilitas, Guru Mengaji Dan Guru PAUD Harus Lebih Diperhatikan

Politik  SABTU, 19 JANUARI 2019 , 10:09:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Zulfy: Penyandang Disabilitas, Guru Mengaji Dan Guru PAUD Harus Lebih Diperhatikan

Zulfidar Zaidar Mochtar/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Penyandang Disabilitas, Guru Mengaji/TPA dan Guru PAUD harus menjadi perhatian dari pemerintah dengan memberikan ruang sebaik mungkin. Seperti itulah yang disampaikan oleh Zulfidar Zaidar Mochtar, S.E., M.M saat ditemui disela-sela aktivitasnya, Jumat (18/1).
"Pada intinya mereka ini sangat dibutuhkan, sehingga harus diperhatikan," ujar pemilik nama panggilan Zulfy ini kepada Kantor Berita RMOLKalbar.

Zulfy menambahkan bahwa PAUD yang mandiri atau non pemerintah, itu perlu dukungan dari Pemerintah. Selain PAUD, ada juga SKB, yaitu Sanggar Kegiatan Belajar, dimana terdapat program paket A, B, C dan Kursus, yang notabene dibawah pengelolaan dari pemerintah, juga perlu mendapatkan perhatian yang lebih baik lagi.

"Karena semangat penyandang disabilitas untuk membangun dan mengembangkan dirinya agar menjadi lebih baik itu sangat tinggi, sehingga ruang-ruang tersebut harus diberikan. Perlu adanya perhatian dan upaya pemberdayaan yang lebih baik lagi," ungkapnya selaku Ketua DPD Partai Amanat Nasional (PAN) Kota Pontianak.

Zulfy melanjutkan, karena keinginannya yang besar, baik penyandang disabilitas mandiri maupun yang punya keinginan untuk bekerja karena memiliki kemampuan ahli namun keterbatasan informasi, bahkan mungkin saja keterbatasan mereka untuk memasuki daerah-daerah tertentu yang menuntut suatu syarat dan ketentuan, sehingga hal ini mesti dijadikan suatu solusi jalan keluarnya.

"Selanjutnya guru PAUD dan guru mengaji/TPA, mereka ini bekerja untuk kepentingan masyarakat publik. Mereka tersebar merata hampir di tiap-tiap kabupaten/kota, khususnya di Kota Pontianak. Maka dari itu, saya berharap Pemerintah Kota Pontianak dapat memberikan ruang yang sama kepada mereka agar dapat diperhatikan lebih dengan seksama," tandasnya.

Zulfy berharap agar dapat ditingkatkan lagi perhatian tersebut, baik dalam bentuk program maupun anggaran, bahkan sampai dengan menyelenggarakan pelatihan-pelatihan yang mampu meningkatkan kemampuan SDM.

"Pemerintahan Kota Pontianak dibawah kepemimpinan bapak Wali Kota Pontianak Edi Rusti Kamtono sudah sangat mantap. Apalagi akan meningkatkan dukungan anggaran kepada seluruh pekerja, terutama bagi penyandang disabilitas, guru mengaji/TPA dan guru PAUD. Namun dikarenakan Kota Pontianak ini umumnya hanya mengandalkan sektor jasa dan perdagangan. Untuk itu, jika kita ingin menghargai kota ini, maka kita harus menghargai keinginan masyarakat untuk bekerja dengan memberikan ruang yang sama agar lebih diberdayakan," tukasnya. [rah]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00