Waspada! Euforia Politik Membuat Rapuh Relawan Pendukung Capres!

Politik  SENIN, 14 JANUARI 2019 , 14:58:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Waspada! Euforia Politik Membuat Rapuh Relawan Pendukung Capres!

Ilustrasi/Net

RMOLKalbar. Hiruk pikuk menjelang Pileg dan Pilpres 2019 mendatang, yang terpantau sejauh ini di Kalbar, khususnya di Kota Pontianak, sementara lebih didominasi dengan momentum dukungan politik yang mengarah kepada capres 02, Prabowo-Sandi.
Hal ini juga tak luput dari pandangan dari komunitas-komunitas relawan pendukung capres 02 yang berada di Kalbar.

Ketua Relawan Ganti Presiden (RGP) Kalbar, Sy. Yusmayudi memaparkan bahwa yang perlu diwaspadai adalah netralitas dari penyelenggara Pemilu dan Aparat. Namun kali ini, saya lebih menyoroti terkait internal tim relawan itu sendiri, yang tampaknya belum terlalu solid dan baru sebatas Euforia Politik semata, Senin (14/1).

"Kami dari relawan mendorong agar parpol tingkat provinsi mau dan segera duduk bersama. Saat ini, yang bersemangat dan bergerak untuk pemenangan Prabowo-Sandi adalah para relawan. Sementara dari parpol pendukung disibukan dengan meningkatkan elektabilitas partainya masing-masing, khususnya dalam upaya mengamankan pencalegkan di masing-masing dapil," ujarnya.

Yusmayudi menambahkan bahwa hal itu tidak salah dan tidak semua parpol demikian, tetapi realita yang tampak di lapangan demikian adanya.

"Bahkan yang terjadi sebaliknya, khusus di kantong-kantong suara muslim atau melayu, yang boleh dikatakan pemilih Prabowo-Sandi, para caleg-caleg dari partai-partai pendukung paslon capres 01 lebih agresif mengkampanyekan capres 02, karena jika mereka kampanye dengan membawa capres 01, dapat dipastikan akan ditolak dan kemungkinan tidak akan dipilih pada pemilu legislatif tanggal 17 april mendatang," ungkapnya kepada Kantor Berita RMOLKalbar.

Yusmayudi menyatakan bahwa ini adalah sebuah fenomena yang menarik, dimana caleg-caleg dari parpol pengusung capres 01 kebanyakan tidak berani mengatakan akan memilih capres 01, yang saat ini memang menjadi suatu keharusannya. Bahkan ada bahasa: Partai hanyalah Perahu, Presiden same laa kite 02, untuk Caleg pilih laa saye!

"Tampak ini sebuah keuntungan bagi capres 02, tapi sebenarnya ini adalah kegagalan atau belum bergeraknya mesin parpol pendukung capres 02, sehingga kemungkinan parpol pengusung capres 01 memanfaatkan celah tersebut pada saat mendekati hari H pencoblosan. Mungkin hanya calegnya saja minta dipilih, bisa jadi pada hari H pencoblosan, masyarakat akan diarahkan untuk memilih capres 01, itu yang kami waspadai!," tegasnya.

Parpol-parpol pengusung capres 01 melalui caleg-calegnya memanfaatkan kelengahan dari parpol pengusung capres 02.

"Saat ini yang tampak bergerak adalah para relawan-relawan Prabowo-Sandi yang notabene tidak memiliki kepentingan politik kepartaian," tukasnya. [rah]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00