Pelepasan Puake Sebelum Ritual Adat Toana

Budaya  KAMIS, 10 JANUARI 2019 , 17:11:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Pelepasan Puake Sebelum Ritual Adat Toana

Pelepasan Puake/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Sebelum menuju ke Ritual Adat Toana, Kerajaan Amantubillah Mempawah terlebih dahulu melakukan Ziarah ke Makam Ratu Kesumba dan Raja-Raja Mempawah, yang berlokasi tidak jauh dari Keraton Amantubillah, Mempawah, Rabu (9/1).
Ziarah ini turut diikuti oleh beberapa tamu kerajaan dan tamu undangan instansi lainnya, yang notabene akan mengikuti Ritual Adat Toana pada malam harinya.

Seusai ziarah, dilanjutkan dengan Pelepasan Puake yang dilakukan di Benteng Kota Batu, berlokasi tidak jauh dari Keraton Amantubillah Mempawah. Sore harinya dilakukan Pencucian Pusaka di lokasi yang sama.

Benteng Kota Batu merupakan bangunan berupa tembok atau dinding yang terbuat dari batu. Situs Benteng Kota Batu kini mulai terancam hilang, sehingga perlu adanya kesigapan dari pemerintah kabupaten setempat serta pemerhati sejarah dan budaya untuk dapat terus melestarikannya.

Terkait Ritual Pelepasan Puake, salah satu kerabat Keraton, Syamsurizal, S.T., M.Sc menjelaskan bahwa Kerajaan Amantubillah Mempawah tak hanya mengembangkan SDM Keraton dan melestarikan tradisi saja, namun juga turut menjaga keseimbangan alam, khususnya satwa, baik di darat maupun di perairan dan sungai, Kamis (10/1).

"Karena satwa juga ciptaan Allah, yang berhak untuk hidup di bumi, sama halnya seperti manusia," ungkap Syamsurizal yang bergelar Karaeng Tubarrani Tenri Dolong kepada Kantor Berita RMOLKalbar.

Hewan sejenis burung yang dipergunakan dalam Ritual Pelepasan Puake kemudian dilepaskan oleh Ratu Kencana Wangsa Dr. Ir. Arini Mariam, M.Sc bersama-sama dengan tamu kerajaan yang hadir saat itu. [rah]


Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00