Unjuk Rasa Damai, Menuntut Pengembalian Hak Wakaf Tanah

Hukum  SABTU, 08 DESEMBER 2018 , 12:13:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

Unjuk Rasa Damai, Menuntut Pengembalian Hak Wakaf Tanah

Unjuk Rasa Damai/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Akhirnya, secara spontanitas dari pihak Ahli Waris H. Sakke, pihak Madrasah Ibtidaiyah Imanuddin dan Tokoh Masyarakat setempat, Sabli, sebagai koorlap yang mengkoordinir masyarakat sekitar melakukan Unjuk Rasa Damai di Yayasan Budi Oetomo, Pontianak, Jumat (7/12).
Melalui Kuasa Hukum Ahli Waris H. Sakke, Rizal Karyansyah, S.H menjelaskan bahwa H. Sakke adalah yang mewakafkan tanah ini kepada Madrasah Ibtidaiyah Imanuddin pada tanggal 5 Februari 1972, yang kebetulan penerima wakaf tersebut adalah H. Hasan Har selaku Kepala KUA Sungai Raya yang saat itu juga sebagai Pengurus Madrasah Ibtidaiyah Imanuddin.

Awalnya, pada waktu itu Yayasan Budi Oetomo tidak memiliki tempat, sehingga disewakanlah tanah ini kepada Yayasan Budi Oetomo oleh Madrasah Ibtidaiyah Imanuddin dalam kurun waktu 5 tahun saja. Hasil sewa tersebut selanjutnya dipergunakan untuk kepentingan Madrasah Ibtidaiyah Imanuddin.

Pihak Madrasah Ibtidaiyah Imanuddin sejak tahun 1986, sudah terus mempertanyakan, lalu tahun 1994 dipertanyakan kembali, bahkan sempat menyurati pihak Yayasan Budi Oetomo untuk segera mengembalikan hak penguasaan tanah tersebut kepada Madrasah Ibtidaiyah Imanuddin, namun tidak pernah ditanggapi. Bahkan seminggu yang lalu, sudah dilakukan upaya somasi melalui Kuasa Hukum Ahli Waris untuk meminta klarifikasi, namun tidak ditanggapi.

"Dalam Unjuk Rasa Damai tersebut menuntut agar: Yayasan Budi Oetomo mengembalikan wakaf Almarhum H. Sakke bin H, Muhammad Ali kepada Madrasah Ibtidaiyah Imanuddin; Yayasan Budi Oetomo segera mengembalikan dan mengosongkan tanah wakaf Madrasah Ibtidaiyah Imanuddin dalam keadaan aman; serta Yayasan Budi Oetomo dapat dengan segera merealisasikan pengembalian tanah wakaf," imbuhnya kepada Kantor Berita RMOLKalbar.

Berdasarkan kesepakatan, pertemuan akan dilanjutkan pada tanggal 15 Desember 2018 mendatang dan berlokasi di Yayasan Budi Utomo, Pontianak.

"Unjuk Rasa Damai ini berjalan secara spontanitas, karena sudah menjadi puncak kekecewaan dari masyarakat sekitar sungai raya dalam, terutama dari pihak Madrasah Ibtidaiyah Imanuddin yang dari tahun 1986 selalu mempertanyakan tanah tersebut tetapi tidak pernah ditanggapi," lanjutnya.

Sampai dengan saat ini, masih belum ada upaya menengahi masalah ini dari pihak dinas terkait, terutama dalam hal memberikan solusi terbaik. [rah]


Komentar Pembaca
Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00