HIMASEP Ingin Kader Baru Dapat Berperan Di Dalam Ekspor Impor Indonesia

Daerah  JUM'AT, 07 DESEMBER 2018 , 10:00:00 WIB | LAPORAN: NUR KUSMAYADI

HIMASEP Ingin Kader Baru Dapat Berperan Di Dalam Ekspor Impor Indonesia

HIMASEP/RMOLKalbar

RMOLKalbar. HIMASEP (Himpunan Mahasiswa Sosial Ekonomi Pertanian) menggelar Seminar Nasional dengan tema "Peran Pemerintah Terhadap Kebijakan Ekspor Impor Untuk Peluang Komoditas Unggulan Pertanian Daerah di Pasar Global" di Aula Fakultas Pertanian Untan, Kota Pontianak yang diikuti 36 delegasi dari Universitas yang tergabung dalam HIMASEP se-Indonesia, Kamis (6/12).
Ketua panitia, Irfan Risyadi menyampaikan kepanitiaan ini terbentuk atas kolaborasi dari Fakultas Pertanian Untan dan Fakultas Agri Bisnis UPB, dan kegiatan seminar nasional ini merupakan acara pembukaan dari LKMM (Latihan Kepemimpinan dan Manajemen Mahasiswa). Di mana masih ada rangkaian lain seperti pengisian materi di Asrama Haji sampai penutupan yang akan berlangsung di Universitas Panca Bhakti.

"LKMM adalah kegiatan perkaderan bagi mahasiswa agribisnis dalam skala nasional. Kegiatan ini diikuti 22 Universitas yang tergabung dalam POPMASEPI wilayah 2, namun kerana terkendala jangkauan yang jauh jadi kegiatan ini dihadiri oleh 36 delegasi, 25 peserta dari luar dan 12 orang keterwakilan dari Untan dan UPB," jelasnya.

Ia menegaskan, tujuan dari agenda ini salah satunya adalah terciptanya kader-kader yang berkualitas di sosial ekonomi pertanan. Dan ini adalah kali pertama menjadi tuan rumah setelah 18 tahun. Harapannya kader-kader yang baru siap menjadikan Untan sebagai tuan rumah kembali.

"Karena tema yang diangkat dalam seminar ini berkaitan dengan ekspor impor, maka kedepannya diharapkan masyarakat dapat memiliki pengolahan rumah tangga. Salah satunya pengolahan Kelapa Sawit, yang mana sekarang perusahaan tidak dapat menampung pengolahan hingga menyebabkan harga sawit murah. Nah, jika setiap masyarakat dapat menciptakan teknologi baru ini maka hal ini juga dapat meningkatkan daya ekspor impor di Indonesia," tukasnya. [rah]

Komentar Pembaca
Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00