Mantan Sekretaris MA Penuhi Panggilan KPK

Advetorial  SELASA, 06 NOVEMBER 2018 , 10:28:00 WIB | LAPORAN: AHMAD KIFLAN WAKIK

Mantan Sekretaris MA Penuhi Panggilan KPK

Nurhadi/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Mantan Sekretaris Mahkamah Agung, Nurhadi akhirnya memenuhi panggilan Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Tidak ada sepatah katapun terucap dari Nurhadi saat tiba sekira pukul 09.57 WIB di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Selasa (6/11).

Jurubicara KPK, Febri Diansyah menyebut pemeriksaan Nurhadi dalam kapasitasnya sebagai saksi untuk mantan petinggi Lippo Group, Eddy Sindoro dalam dugaan suap panitera Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Febri menyebut pemanggilan hari ini merupakan panggilan kedua bagi Nurhadi dan diharapkan untuk bisa memenuhi panggilan penyidik.

"Sebelumnya dia mangkir saat dijadwalkan pemeriksaan pada 29 Oktober 2018," katanya kepada wartawan.

Diketahui, perkara ini muncul pasca operasi tangkap tangan terhadap Panitera Sekretaris PN Jakarta Pusat Edy Nasution dan perantara suap Doddy Aryanto Supeno.

KPK dalam OTT itu menyita uang suap Rp 50 juta yang diduga bertujuan mengatur peninjauan kembali (PK) perkara perdata di Mahkamah Agung.

Usai penangkapan, KPK menggeledah empat lokasi, termasuk rumah dan kantor Nurhadi. Dari rumah Nurhadi, KPK menyita uang senilai Rp 1,7 miliar dalam bentuk dolar Singapura, dolar Amerika, Euro dan Riyal yang diduga berkaitan dengan pengurusan perkara perdata yang diajukan ke MA. [rah] 

Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00