TKI Dihukum Mati Lagi, Legislator: Kofensi Wina Belum Dipatuhi

Politik  SENIN, 05 NOVEMBER 2018 , 19:21:00 WIB | LAPORAN: ORIZA SURBAKTI

TKI Dihukum Mati Lagi, Legislator:  Kofensi Wina Belum Dipatuhi

Ichsan Firdaus/RMOLKalbar

RMOLKalbar: Anggota Fraksi Golkar MPR RI, Ichsan Firdaus mengungkapkan, kasus hukuman mati terhadap tenaga kerja Indonesia (TKI), Tuti Tursilawati asal Majalengka, Jawa Barat, terkait penekanan pada konfensi Wina.
"Kasus Tuti ini memang pasca kasus hukuman mati Siti Rubiah itu tahun 2015, memang pemerintah Indonesia sudah membuat MoU (memorandum of understanding) dengan Arab Saudi terkait perlunya ada penekanan pada konvensi Wina pada tahun 1963," kata Ichsan pada diskusi Empat Pilar MPR RI dengan tema bertema "Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia" di Media Center/Pressroom, di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Senin (5/11).

Tapi, sambung dia, di Arab Saudi memang tidak mengenal tata cara hukum tersebut. "Sebenarnya memang ini problemnya di Arab Saudi sudah ada MoU tapi tidak dilanjutkan dengan kesepakatan kita juga perlu koordinasi dengan seluruh stake holder di kita terutama di Kemenlu juga harus diingatkan perlunya bukan hanya MoU tapi kita perlu tekankan ada perjanjian yang mengikat Arab Saudi juga harus mematuhi Konvesni Wina tahun 1963 itu. Itu yang pertama," urai Ichsan.

Kedua, sambung dia, adalah juga kasus yang dibebaskan dua tiga bulan lalu,  kasus hukuman di Malaysia.

"Jadi bukan berarti kasus Tuti ini pemerintah tidak bisa melakukan apa-apa tapi memang juga ada kasus yang bisa dibebaskan," jelas Ichsan. Artinya, ucap dia lagi ada rezim yang berbeda antara Malaysia dan Arab Saudi. "Nah ini yang perlu kita kecam, kita perlu dorong agar Arab Saudi mematuhi konvensio Wina tahun. Arab saudi belum mematuhi konvensi Wina," tegas Ichsan lagi.

Serunya, ditekankan kepada pemerintah Indonesia untuk segera melakukan perjanjina bukan hanya MoU tapi perjanjian yang sifatnya mengikat terkait dengan perbaikan-perbaikan ini tentang pengiriman pekerja migran Indonesia.

"Di DPR tetap mendorong moratorium TKI untyk keluar negeri ini sudah berlangsung lama," papar Ichsan. [rah]

Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00