Kopi dan Stick Keladi Jadi Primadona Stand Kota Pontianak

Pariwisata  SABTU, 20 OKTOBER 2018 , 21:29:00 WIB

Kopi dan Stick Keladi Jadi Primadona Stand Kota Pontianak

Foto/Humas

RMOLKalbar. Stand Kota Pontianak diserbu pengunjung dalam Pameran Temu Karya Nasional Gelar Teknologi Tepat Guna (TTG) ke 20 dan Pekan Inovasi Perkembangan Desa/Kelurahan (PINDeskel) Tingkat Nasional Tahun 2018 di Garuda Wisnu Kencana (GWK) Cultural Park, Badung Provinsi Bali, Sabtu (20/10).
Tinggi nya minat pengunjung untuk membeli produk makanan dan minuman khas kota Pontianak sebagai buah tangan ternyata sudah diantisipasi oleh Plt. Ketua TP PKK Kota Pontianak, Yanieta Arbiastuti jauh hari sebelum tim Kota Pontianak berangkat mengikuti pameran sehingga dipastikan persediaan barang selama pameran akan cukup hingga selesai pameran pada tanggal 21 Oktober mendatang.

Alhamdulilah, hari pertama usai pembukaan saja stand kita sudah ramai dipenuhi pengunjung, tentu nya ini hal baik yang harus kita syukuri berarti produk dari kota Pontianak memang sudah dikenal secara luas, ujar Yanieta Arbiastutie.

Dari beberapa jenis produk yang dibawa oleh Pemkot Pontianak ternyata minuman kopi Bang Edi, snack stick keladi dan air lidah buaya tetap menjadi produk yang paling dicari dan dibeli oleh pengunjung.

Hal senada juga disampaikan oleh Dedy Supriadi, pelaku IKM sekaligus penjaga stand Pemkot Pontianak bahwa setiap dia mengikuti pameran di tingkat nasional, produk dari Kota Pontianak memang selalu digemari pengunjung.

Dedi Supriady berencana akan menyajikan kopi yang langsung bisa dinikmati oleh pengunjung sembari memakan snack stik keladi, Banana Stick, Kripis, Sagu Bakar, Banana Taro chips dan produk lainnya.

kita akan jual kopi dan langsung disajikan sehingga dikenal masyarakat bahwa kopi Pontianak itu sangat potensial, menikmati kopi sambil makan kue di stand, kata Deddy Supriady.

Namun Dedi berharap ada upaya perbaikan jika nanti kembali mengikuti pameran, hal ini penting agar produk bisa maksimal ditampilkan saat pameran,
Dekorasi stand harus bagus karena jika produk yang dibawa sudah bagus tetapi dekorasi stand kurang menarik maka produk nya juga akan menjadi biasa saja, sebaliknya kalau stand kita menarik,maka secara tidak langsung juga akan menarik minat pengunjung jelas nya.

Salah satu pengunjung asal Bali yang mendatangi stand Kota Pontianak, Dewa Made mengaku tertarik dengan sejumlah produk yang ditampilkan stan Kota Pontianak.  Dewa Made menilai, sudah seharusnya pangan lokal dipromosikan secara luas. Dengan begitu masyarakat dapat mengetahui pangan yang menjadi ciri khas tiap-tiap daerah.

Produk-produk khas seperti ini memang harus terus diperkenalkan dan dipromosikan. Karena jika mampu dikembangkan, akan menjadi salah satu penggerak ekonomi masyarakat. Apa yang ditampilkan stand Kota Pontianak sangat khas dan unik. Termasuk kopi Bang Edi,” pungkasnya. [rah/***]

Komentar Pembaca
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00