200 UKM Kalbar Sudah Tersertifikasi Halal MUI

Daerah  SELASA, 25 SEPTEMBER 2018 , 10:55:00 WIB | LAPORAN: BENY KAWISTORO

200 UKM Kalbar Sudah Tersertifikasi Halal MUI

Logo/Net

RMOLKalbar. Tidak sembarang dalam pemberian label halal pada produk. Diperlukan serangkaian tahap demi menjamin keamanan konsumen.
Hal itu diungkapkan Asisten Direktur Bidang Administrasi dan Keuangan Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan dan Kosmetika (LPPOM) MUI Provinsi Kalimantan Barat, Asmawati.

"SOP dua bulan. Tapi ada yang dua minggu karena sudah lengkap secara administrasi, audit lapangan, bahan-bahan oke. Jadi kami tinggal rapat auditor," ujarnya ditemui di IAIN Pontianak, Senin (24/9).

Ada beberapa hal yang dinilai untuk menentukan halal atau tidaknya produk, seperti proses pembuatan, tempat dan packaging.

Selanjutnya, hasil dari audit lapangan akan diserahkan ke MUI.

"Tugas LPPOM hanya pemeriksaan. Untuk penerbitan sertifikat halal ada di komisi fatwa MUI," terangnya.

Untuk usaha yang bisa bisa teliti untuk pemberian label halal meliputi industri pengolahan, rumah makan katering, dan rumah potong hewan

"Saat ini sudah ada sekitar 200 lebih UMKM se-Kalbar yang sudah tersertifikasi halal MUI," tandasnya. [rah]

Komentar Pembaca
Jegal OSO Nyaleg, KPU Bisa Kena Sanksi Etik Dan Pidana
Pemerintah Mau Amputasi KPK?

Pemerintah Mau Amputasi KPK?

SELASA, 11 DESEMBER 2018 , 21:00:00

Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00