Mengenai Pembuktian, Ini Tanggapan Ketua DPD Hanura Kalbar

Politik  SENIN, 27 AGUSTUS 2018 , 17:22:00 WIB | LAPORAN: MULYADI AR

Mengenai Pembuktian, Ini Tanggapan Ketua DPD Hanura Kalbar

Foto/RMOLKalbar

RMOLKalbar. Ketua DPD Partai Hanura Kalbar, Suyanto Tanjung mengharapkan permohonannya dapat diterima oleh Bawaslu.
Sebelumnya dikatakan Suyanto dalam sidang adjudikasi, majelis mendengar dari kedua belah pihak yakni pemohon dan termohon, terkait dengan pokok berita acaranya apa saja yang disampaikan.

Jadi dalam hal tersebut, pembahasan pihaknya, kata dia, terkait dengan permintaan kepada mejelis untuk memasukan kembali nama-nama calon di dapil 5.

"Saya rasa dalam pembuktian ini, bagi kita tidak ada persoalan, apa yang dibuktikan lagi. Kita semua dari awal sudah memberikan bukti, seperti yang sudah sampaikan, yang diminta KPU legalisir ijazah, kenapa tidak disertakan legalisir ijazah karena di 18/7 yang lalu pada saat pengembalikan berkas dan berita acaranya tertulis nama yang bersangkutan telah memenuhi syarat. Ketika sudah memenuhi syarat berarti tidak ada syarat lagi yang kita tambah, namun di hari terakhir (31/7) diberitahukan kepada kita untuk memenuhi satu diantara syarat yakni legalisir ijazah, pada malam itu juga kita serahkan ijazah yang asli. Yang diminta setengah asli, namun diberikan yang asli dan menurut saya tidak ada yang perlu dikhawatirkan pada 29/8 nanti, yang aslinya ada, orangnya ada yang dilegalisir juga ada," ujar Suyanto, Senin (27/8).

Terkait saksi, ia pun menuturkan akan terlebih dahulu berkompromi dengan pihak parpolnya dan kuasa hukum.

"Pasti kita akan berkompromi dulu saksinya mencangkup siapa saja. ini hanya berbicara subtansinya waktu bahwa KPU bersikukuh barang itu (legalisir ijazah, red) harus diberikan sebelum 31/8 pukul 24.00 WIB," imbuhnya.

Ia pun mengatakan, sudah disampaikan pada 24/8 yang lalu, DPP Hanura melakukan mediasi dengan KPU RI dan dimediasi oleh Bawaslu, hasilnya juga disampaikan dakam sidang bahwa DPP Hanura diberikan waktu oleh KPU sampai 27/8 pukul 24.00 WIB.

"KPU RI memberikan ruang kepada Hanura pusat, saya tanyakan apakah KPU RI dan Prov Kalbar dua badan yang berbeda, mudah-mudahan informasi yang kita berikan membuat keputusan jadi lebih gampang, ada rederensi, di Pusat saja menerima, kenapa disini bersikukuh," tukasnya. [mul]

Komentar Pembaca
Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

Mabes Polri Fokus Berantas Hoax

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 19:00:00

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

Rizal Ramli Gugat Surya Paloh Rp 1 Triliun

SELASA, 16 OKTOBER 2018 , 15:00:00

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki

Pidato Game Of Thrones Isyarat Main Dua Kaki

SENIN, 15 OKTOBER 2018 , 21:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00