Rizal Ramli: Penunjukan Bos-bos BUMN Pakai Sistem Asal Setor

Nusantara  SELASA, 17 JULI 2018 , 19:24:00 WIB

Rizal Ramli: Penunjukan Bos-bos BUMN Pakai Sistem Asal Setor

Foto/Net

RMOLKalbar. Situasi Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang terus merugi dianggap sangat tidak masuk akal. Pasalnya, selain mendapat bantuan dari pemerintah, BUMN juga dapat melakukan monopoli dan oligopoli di dalam negeri.
Ekonom senior, Rizal Ramli, mengatakan, idealnya BUMN di Indonesia bisa menjadi penggerak ekonomi nasional. Kenyataannya adalah BUMN terus merugi karena diisi orang-orang yang tidak kompeten, dijadikan sapi perahan untuk kepentingan elite.

"Seperti di Eropa dan China, BUMN-nya menjadi penggerak percepatan pertumbuhan ekonomi negara. Kok di kita tidak bisa, malah jadi bancakan?” kata Rizal dalam diskusi "RUU BUMN, Mencegah BUMN Jadi ATM Jelang Pemilu 2019" di Gedung DPR RI, Senayan, Jakarta, Selasa (17/7).

Dia mengungkapkan bahwa pengelolaan BUMN sangat amburadul dari tahap penunjukan komisaris dan direksi BUMN. Pemilihan pejabat BUMN cenderung serampangan sehingga bisa diisi orang-orang yang tidak punya kemampuan dalam mengelola BUMN.

"Penunjukan komisaris, direksinya, asal-asalan. Asal nyetor akhirnya bisa jadi komisaris atau direksi," kritik mantan Kepala Bulog ini.

Pria yang pernah menjadi penasihat ekonomi Perserikatan Bangsa-Bangsa ini menegaskan bahwa membenahi BUMN sangat mudah dengan satu catatan. Yaitu, tidak ada konflik kepentingan di dalam prosesnya.

Ketika menjabat Menko Perekonomian di masa pemerintahan Abdurrahman Wahid, Rizal Ramli pernah melakukan revaluasi aset PLN sehingga nilainya meningkat jadi Rp 200 triliun saat perusahaan negara itu nyaris bangkrut di tahun 2000.

Ketika menjadi Menko Maritim dan Sumber Daya, Rizal menyarankan pemerintah melakukan revaluasi akhir aset sehingga asetnya meningkat Rp 800 triliun.

"Kalau Rizal Ramli jadi presiden, kita benahi itu semua. Bukannya sombong, satu gebrakan saja waktu saya jadi Menko Maritim bisa hasilkan Rp 1000 triliun," tegasnya. [rah]

Komentar Pembaca
Jangan Seret Jokowi Dalam Kasus Kemah Pemuda Islam 2017
Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

Jawaban Jokowi Jadi Olok-Olok

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 21:00:00

Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

Surya Paloh Tidak Menegakkan UU Pers

SELASA, 27 NOVEMBER 2018 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00