Kapolda Tegaskan Kalbar Harus Zero Narkoba

Hukum  KAMIS, 12 JULI 2018 , 16:14:00 WIB | LAPORAN: MULYADI AR

Kapolda Tegaskan Kalbar Harus Zero Narkoba

Irjen Pol Didi Haryono/Rmolkalbar

RMOLKalbar. Kapolda Kalbar, Irjen Pol Didi Haryono menegaskan pihaknya berkomitmen memberantas segala bentuk dan modus peredaran narkoba di wilayah Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Barat.
Seperti yang kita gelorakan dan menjadi kesepakatan kita semua sepakat memberantas narkoba di Kalbar,” ujarnya kepada awak media saat diwawancarai usai peringatan Hari Anti Narkoba Internasional (HANI) Tahun 2018, Kamis (12/7).

Sebagai bukti nyata, Kapolda mencontohkan berbagai pengungkapan kasus-kasus narkoba yang dilakukan Polda Kalbar baik skala kecil maupun besar. Termasuk, jaringan narkoba dalam negeri maupun jaringan internasional.

Kalbar ini adalah salah satu tempat peredaran narkoba. Kemarin, kami memusnahkan hampir 20 Kilogram narkoba jenis sabu, sekian ribu ekstasi dan 4 ribuan Happy Five. Ada 23 orang yang ditangkap dalam periode Maret-Juni 2018. Dari jumlah itu, dua orang meninggal dunia dengan tindakan tegas. Kemudian ada 3 orang wanita,” paparnya.

Jenderal bintang dua itu menimpali berdasarkan hasil penyelidikan dan penyidikan, narkoba yang beredar di Kalbar berasal negara tetangga Malaysia. Perbatasan menjadi jalur favorit masuk narkoba.

Terkait kenyataan itu, Kapolda juga menerangkan langkah antisipasi sudah dilakukan dan pihaknya dapat mengungkap beberapa jaringan.

Namun, ini belum selesai. Oleh karenanya, mari bersama-sama sepakat bahwa Kalbar harus zero narkoba,” ajaknya.

Ia meyakini zero narkoba bisa terwujud di Kalbar. Optimisme itu lantaran berkaca dari keberhasilan penyelenggaraan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Serentak Tahun 2018.

Kita lihat dari Pilkada Kalbar disinyalir rawan, ternyata bisa sukses dan aman dengan kebersamaan. Untuk memberantas narkoba pasti juga bisa, walaupun ada 2.130 kelurahan/desa dengan 5,35 juta penduduk. Pilkada saja bisa, kenapa narkoba tidak bisa,” imbuhnya.

Kapolda berharap peran media untuk menyampaikan dan mensosialisasikan semangat perang dan berantas habis narkoba. Narkoba sangat berpotensi besar menggagalkan keberlangsungan satu generasi.

Kita tidak ingin generasi kita menjadi generasi yang planga’-plongo’. Kita tidak mau itu. Saya ingatkan kita yang hidup sekarang ini akan habis, nanti akan ada pengganti kita di masa depan. Langkah pertama agar Indonesia tetap eksis di masa mendatang adalah berantas tuntas peredaran narkoba,” pungkasnya. [rah]

Komentar Pembaca
Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

Ketum PP Muhammadiyah Siap Menangkan Prabowo-Sandi

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

Kedok #2019GantiPresiden Terbongkar

JUM'AT, 21 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

Grup Tari Saman Tuna Netra Pecahkan Rekor MURI

KAMIS, 20 SEPTEMBER 2018 , 21:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00