Kenaikan Suku Bunga BI Akan Matikan Investasi Di Sektor Riil

Ekbis  JUM'AT, 22 JUNI 2018 , 05:41:00 WIB

Kenaikan Suku Bunga BI Akan Matikan Investasi Di Sektor Riil

Foto/Net

RMOLKalbar. Rencana Bank Indonesia (BI) menaikkan suku bunga dinilai akan membuat investor ragu untuk berinvestasi di sektor riil.
"Apabila jadi meningkatkan suku bunga acuan kembali 25 bps menjadi 5%, maka suku bunga acuan akan berada di level 5,5% di akhir tahun 2018. Tren suku bunga acuan yang cenderung meningkat akan menurunkan permintaan kredit," kata peneliti Center for Indonesian Policy Studies (CIPS) Novani Karina Saputri melalui pesan elektronik kepada redaksi, Kamis (21/6).

Novani menjelaskan meningkatnya suku bunga acuan akan diikuti dengan meningkatnya suku bunga pinjaman. Oleh karena itu BI sebaiknya juga mempertimbangkan kondisi kredit perbankan di Indonesia.

Dia mengatakan apabila tren permintaan kredit saat ini relatif lemah dan diprediksi akan terus melemah, kebijakan meningkatkan tingkat suku bunga acuan menjadi tidak efektif untuk kredit perbankan. Sebab hanya akan meningkatkan non performing loans alias kredit macet.

"Pada dasarnya, langkah yang diambil BI ini sangat bergantung pada kondisi sektor perbankan di Indonesia. Langkah kebijakan jangka pendek ini terbilang efektif dalam menjaga nilai tukar rupiah agar tidak tergerus kembali akibat kenaikan suku bunga The Fed," katanya.

Meski begitu, menurut hemat Noviani, kondisi tersebut tidak akan langsung direspon oleh perbankan dengan meningkatkan suku bunga kredit dan mempengaruhi kondisi perekonomian secara agregat.

"Membutuhkan waktu penyesuaian yang sebenarnya tidak singkat. Akan tetapi, keputusan sektor perbankan untuk menaikan suku bunga kredit tergantung pada beberapa kondisi perbankan seperti kondisi likuiditas bank, kondisi NPL, performa kredit, dan lain sebagainya," ujarnya.

Meskipun diprediksi tidak akan memberikan dampak terhadap kondisi perbankan dan perekonomian secara langsung, dia menyarankan sebaiknya BI tidak selalu merespon ketidakstabilan suku bunga The Fed dengan terus merevisi tingkat suku bunga acuan karena akan berdampak pada tingkat suku bunga kredit perbankan.

Dia memperkirakan BI akan terus menaikkan suku bunga hingga lima kali untuk mengimbangi kebijakan kenaikan suku bunga The Fed yang akan meningkat empat kali di tahun 2018.

"BI perlu meningkatkan fokus strategi intervensi lainnya seperti intervensi di pasar valas dan pasar surat berharga negara, atau operasi moneter pada likuiditas perbankan," demikian Novani Karina. [rah] 

Komentar Pembaca
PKS: Prabowo-Anies Hanya Sebatas Wacana

PKS: Prabowo-Anies Hanya Sebatas Wacana

JUM'AT, 13 JULI 2018 , 17:00:00

Wagub DKI: Anak SMAN 68 Hebat!

Wagub DKI: Anak SMAN 68 Hebat!

JUM'AT, 13 JULI 2018 , 15:00:00

Viral! Kantor Polisi Bersama RI-China

Viral! Kantor Polisi Bersama RI-China

JUM'AT, 13 JULI 2018 , 13:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00