Tetap Menjaga Pola Makanan Saat Lebaran

kesehatan  SENIN, 18 JUNI 2018 , 05:27:00 WIB

Tetap Menjaga Pola Makanan Saat Lebaran

Foto/Net

RMOLKalbar. Dekan Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) Ari Fahrial Syam mengingatkan masyarakat agar tetap menjaga pola makan saat lebaran.
Sehingga bisa terhindar dari sejumlah penyakit yang sering muncul setelah musim lebaran. Menjaga kesehatan saat lebaran, juga membuat perjalanan balik ke kota menjadi lancar.

’’Berbagai penyakit kronik, umumnya cenderung akan mengalami kekambuhan setelah lebaran,’’ katanya.

Dokter spesialis penyakit dalam itu menjelaskan diantara penyakit kronik yang kerap kambuh seperti kadar kolestrol yang tinggi. Kemudian juga penyakit gula darah sering kambuh setelah musim lebaran. Dia mengatakan setiap kali memasuki akhir lebaran, pasien dengan penyakit kencing manis cenderung tidak terkontrol gula darahnya seperti dikutip dari JPNN.

Wakil Ketua Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Spesialis Penyakit Dalam Indonesia (PB Papdi) itu mengatakan selama bulan puasa konsumsi makanan dan minuman yang kaya lemak, manis, dan asin mengalami peningkatan. ’’Seperti diketahui di saat lebaran banyak hidangan yang mengandung santan,’’ kata dia.

Tidak hanya kolesterol dan gula darah, Ari juga kerap mendapati pasien yang masuk unit gawat darurat RS karena diare, tekanan darah tinggi kambuh, bahkan sampai stroke serta serangan jantung.

Dia juga menghimbau masyarakat yang bersiap untuk menjalani arus balik, agar menjaga kesehatan. Sebab perjalanan arus balik, juga tak kalah melelahkan dibanding arus mudik.

Dia menganjurkan supaya masyarakat untuk memilih waktu yang tepat saat balik ke Jakarta atau kota-kota lainnya. Masyarakat perlu memperhatikan waktu istirahat.

"Sebaiknya ada waktu istirahat satu hari penuh sebelum kerja kembali,’’ jelasnya. Jadi ketika hari kerja mulai aktif pada 20 Juni, sebaiknya masyarakat pada 18 Juni sudah berada di kota.

Secara khusus dia membagikan tips mengantisipasi penyakit pasca lebarab. Seperti memerhatikan kualitas makan dan minum. Kemudian juga memerhatikan kalorinya.

Setiap santap makan saat lebaran, sebaiknya satu macam lauk saja. ’’Kalau sudah merasa terlalu banyak konsumsi kue lebaran, kurangi makan nasinya,’’ jelasnya.

Berikutnya tetap memperbanyak konsumsi buah dan sayur. Konsumsi sayur dan buah diupayakan selalu ada saat makan siang, pagi, dan malan. Bahkan jika diperlukan di sela jam makan tersebut, tetap makan buah.

Kemudian tetap melakukan aktivitas olah raga atau bergerak. ’’Silaturahmi kalau bisa dijangkau dengan berjalan kaki, usahakan jalan kaki,’’ katanya. Lalu tetap menjaga tidur minimal enam jam sehari. [rah] 

Komentar Pembaca
Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Demokrat Akui Main Dua Kaki

Demokrat Akui Main Dua Kaki

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 11:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00