Pilgub Kalbar 2018

Karolin Pernah Berhasil Bebaskan TKI Dari Hukuman

Politik  RABU, 13 JUNI 2018 , 22:28:00 WIB | LAPORAN: MULYADI AR

Karolin Pernah Berhasil Bebaskan TKI Dari Hukuman

Foto/Net

RMOLKalbar. Warga Kuala Mandor A, Kecamatan Kuala Mandor B, Kabupaten Kubu Raya, Muhammad Syahril memaparkan keberhasilan calon Gubernur Kalbar nomor urut dua, Karolin Margret Natasa dalam membebaskan salah satu TKI asal kabupaten itu dari hukuman di Arab Saudi.
Kisah perjuangan ibu Karolin dalam beberapa kali menyelamatkan TKI yang bermasalah di luar negeri tentu sudah sering kita dengar, bahkan salah watu warga Kubu Raya, juga pernah diperjuangkan oleh ibu Karolin dimana salah satu warga kita berhasil dibebaskan setelah diperjuangkan oleh ibu Karolin,” ujar Syahril Selasa (12/6).

Syahril menceritakan dirinya juga ikut membantu untuk mengkontak Karolin yang saat itu masih menjabat Anggota DPR RI Komisi IX khusus membidangi masalah ketenagakerjaan.

Dengan ringan tangan beliau itu membantu membebaskan masyarakat kita. Tentu dengan proses yang rumit. Tetapi berkat jaringan beliau semua bisa dilalui dengan baik dan lancar,” tambahnya.

Dia juga menyampaikan sosok Karolin yang berpengalaman itu bukan sebuah kebohongan belaka. Kunjungannya ke desa-desa dan pertemuannya bersama masyarakat telah terekam baik didalam ingatan warga.

Syahril menambahkan Saya bukan baru kali ini saja bertemu dengan beliau ini. Selain mengurus pembebasan salah satu warga kita yang mendapat masalah di Arab Saudi, pada Pileg 2014 beliau ini sudah pernah berkunjung ke wilayah kita ini.

Pengalaman Karolin dalam dunia Politik Nasional yang tak tertulis mulai terungkap melalui penuturan masyarakat. Secara khusus bagi warga yang pernah menerima uluran tangannya.

Kalau dinilai tidak berpengalaman saya merasa keberatan. Saya terlibat dalam perjalanan politik beliau meskipun tidak banyak. Masyarakat Kalbar membutuhkan pemimpin yang murah hati dan ringan tangan seperti beliau” ungkapnya.

Syahril juga menegaskan Kalimantan Barat ini harus dipegang oleh sosok yang telah lama meniti karir politik ditingkat nasional dan memiliki kepedulian terhadap masyarakatnya. Seorang pemimpin yang bukan hanya mengandalkan logika melainkan juga mampu merasakan keluhan masyarakatnya.

Kalimantan Barat ini tidak bisa dipegang oleh seorang yang berpangkat kopral atau bunga dua, minimal sudah berbintang dua dan pengalamannya sudah nasional, tidak hanya diwilayah Kalimantan Barat saja. Insya Allah, dengan pengalaman Ibu Karolin yang telah terbukti, Kalimantan Barat akan jauh lebih maju,” tegasnya.

Syahril juga menyebutkan jika di Surabaya telah memiliki Tri Rismaharini sebagai pemimpinya. Dia juga berharap Karolin dapat menjadi seperti sosok Ibu Risma di Kalimantan Barat ini.

Kalau di Surabaya ada Ibu Risma, mudah-mudahan di Kalimantan Barat ini ada Ibu Karolin. Sosok pimpin wanita yang dikagumi oleh masyarakatnya. Oleh karena itu pada tanggal 27 mendatang, mari kita bersama-sama datang ke TPS dan memenangkan Ibu Karolin Margret Natasa bersama Bapak Suryadman Gidot,” pungkas Syahril. [rah]

Komentar Pembaca
Airlangga Berpeluang Digarap KPK

Airlangga Berpeluang Digarap KPK

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 15:00:00

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

Tak Ada Bukti Istana Terlibat Asia Sentinel

RABU, 19 SEPTEMBER 2018 , 13:00:00

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

Perang Tagar Hanya Mainkan Emosi Rakyat

SELASA, 18 SEPTEMBER 2018 , 17:00:00

Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00