Wisata Qur’an

Perjalanan Hijrahku Bersama Keluarga Qur’an (2)

Lifestyle  KAMIS, 26 APRIL 2018 , 16:15:00 WIB

Perjalanan Hijrahku Bersama Keluarga Qur’an (2)

Ustadz Luthfan/RMOLKalbar

RMOL. Pada dasarnya Al-qur’an itu mudah, mudah ,mudah, mudah dan tidak sulit.Seiring berjalan waktu hafalan terus bertambah, ketika itu ada seorang bapak mengeluh ia telah berusia sekitar 50-an tahun.
Ia mengatakan,"tak mungkin dah ni bang bisa menghafal Al-qur’an, sedangkan baru 5 ayat saja sudah mentok ni kepala rasanya".

Saya berkata ," terus saja menghafal pak, hati ini ibaratkan seperti batu karena terlanjur banyak kita mencintai dunia".

Al-qur’an ini ibaratkan sebuah tetesan air, tetes demi tetes air yang menghantam batu itu maka sedikit demi sedikit batu itu akan sedikit retak, lama kelamaan akan menjadi retak besar dan akhirnya pecahlah batu tersebut, Jika hati ini seperti batu yang menyelimuti hati itu sudahlah  pecah maka mudahlah Al-qur’an itu untuk bisa masuk kedalam hati kita. Karena, Al-qur’an memang diperuntukkan untuk orang-orang yang memiliki hati yang bersih.

Allah berfirman di surah Al Waqiah ayat 79
Tidak ada yang bisa menyentuhnya kecuali hati yang bersih.”

Sehingga teruslah Allah izinkan berjalan program one day one ayat” tersebut,bahkan yang mengikuti bukan hanya dari komplek itu saja. Mulailah terdengar gaung program menghafal al-quran ini, sehingga hadirlah orang-orang dari komplek-kompek luar. Bahkan, tidak sedikit dari luar kota Pontianak seperti Jakarta, Sanggau, Sintang dan lain-lain membuka diri untuk mengikuti program one day one ayat” tersebut. Mereka sepakat kalau program ini menyenangkan karena yang biasanya menghafal alquran itu identik dengan sendirian, suntuk,capek, jenuh, susahlah, inilah, itulah ya banyak sekali alasannya. Hmmm..begitulah yang sering terjadi.

Maka dengan hadirnya program Al-qur’an, kita buat Al-qur’an itu adalah sesuatu yang dapat menyenangkan bagi diri kita ketika menghafalkannya dengan berbagai metode dan cara-cara yang have fan. Sehingga Bergembiralah orang-orang mukmin ketika dibacakan Alqur’an karena bersama Al-qur’an hati menjadi tenang.

Seiring berjalannya waktu maka mulai banyak orang-orang yang melirik dan tertarik, sehingga lahirlah ide bagaimana kita bisa menyebarkan dakwah Alqur’an bukan hanya dikomplek tersebut. Mulailah kita membuat program Roadshow ke berbagai sekolah untuk memberikan ruh menghafal Al-qur’an one day one ayat ”. Karena bayangkan saja jika menghafal satu ayat saja setiap hari di sekolah selama satu tahun yang sama dengan 365 hari , maka 3 tahun yaa.. anggaplah 1000 hari efektif belajar maka 1000 ayat yang telah di hafalkan maka sudah berjuz-juz yang dihafalkan oleh anak-anak siswa/i tersebut.

Jadi dengan menghafal alquran ini tidaklah mengganggu proses belajar mengajar justru dalam menghafal Al-qur’an sangat membantu dalam proses kecerdasan anak dan meningkat kararter menuju akhlak yang mulia.

Maka mulailah beberapa sekolah mengajak kerjasama seperti di SMA, SMK 7, SMK 9, MAN 2, SD dan SMP Muhammadiyah di Pontianak. Kemudian seiring berjalannya waktu, juga tidak sedikit masjid-masjid yang meminta untuk juga diberikan semangat motivasi menghafal alquran. Bahkan, sampailah ke luar kota karena kita juga menyebarkan lewat sosial media sehingga Gorontalo yang juga mayoritas Muslim adalah salah  satu kota yang kita kunjungi untuk memberikan  dakwah hafalan one day one ayat”.

Terus berjalan hingga akhirnya kita juga melirik bukan hanya orang-orang yang berada di kota, tetapi  pondok-pondok beserta santri-santri pondok-pondok anak-anak Yatim/piatu yang berada di pelosok juga ingin kita kunjungi untuk membuat semangat mereka bisa menghafal Al-qur’an dari anak-anak  pondok Yatim/piatu.

Jadi, kita buang asumsi kurang baik dari masyarakat tentang pondok yang dominan hanya meminta-minta tanpa menciptakan generasi yang unggul. Kita bekerja sama bagaimana pondok-pondok yatim/piatu khususnya di pedalaman  itu menghasilkan anak-anak yang unggul, cerdas, berakhlak mulia dengan mulai menghafal alquran. Sehingga saya dan team sepakat membuat program Wisata Al-qur’an.

Sekaligus memberikan program Al-qur’an dan juga membawa donasi dari para donatur serta mengumpulkan masyarakat agar bisa  kita  ajak bersamauntuk bisa merasakan suasana pondok. Karena biasanya masyarakat hanya menyumbang saja memberikan donasi tanpa ikut serta melihat langsung bagaimana kehidupan anak-anak di pondok-pondok. Hingga akhirnya kita membuat program Wisata Al-qur’an. Judulnya saja sudah wisata  Al-qur’an artinya kita berjalan-berjalan tetapi tidak pernah lepas dari Al-qur’an.

Tujuannya juga agar dapat bercengkrama bersama, menghibur mereka, makan ditemani anak-anak yatim/piatu pedalaman dan menghafal bersama mereka dengan cara yang menyenangkan.

Maka alhamdulillah dari pondok-pondok di pedalaman, sampailah Allah izikan untuk melangkah ke kota kembali,dengan minoritas muslim yang salah satunya adalah Kabupaten Landak, Kalimantan Barat. Insyaallah sampai saat ini sudah mencapai Wisata al-qur’an yang ke-4. Wisata Al-qur’an yang ke-4 ini insya Allah akan didakan ditanggal 6 mei 2018 nantinya.

Dengan niat bukan hanya berkunjung dan menyampaikan donasi atau bantuan dari masyarakat yang dermawan dari kota Pontianak dan sekitarnya, tetapi juga dapat memberikan semangat kepada anak-anak pondok dan masyarakat sekitar, agar dapat bertambah semangat lahir dan bathin kepada Al-qur’an. Dan siapapun diantara mereka yang ingin berdonasi diharapkan agar turut serta hadir agar dapat merasakan semangat motivasi menghafal Al-qur’an bersama.

Dakwah ini terus berjalan hingga akhirnya atas izin Allah juga, ada orang yang mewakafkan Rumahnya . Maka tinggalah saya bersama istri dirumah tersebut . Rumah dengan dua lantai dan besar tetapi hanya berisikan dua orang. Maka,sayang rasanya kalau lah tidak dimaksimalkan lokal-lokal atau kamar-kamar yang lainnya.Maka inisiatif saya mencoba untuk menerima santri. Belum ada memberitahukan secara terbuka untuk pembukaan santri tiba-tiba datang anak anak muda ingin belajar, maka sepintas kita berfikir bahwasannya inilah jawaban dan perintah dari Allah SWT.

Allah langsung kirimkan perantara orang-orang yang dipilihnya untuk belajar alquran serta menghafalnya. Lalu saya sampaikan kepada mereka untuk bisa menginap dirumah. Kita buat seperti pondok sendiri yang berbasis tahfidz alquran. Alhamdulillah sampai akhir ini sudah ada 13 orang santri laki-laki.  Tetapi tak disangka juga perempuan banyak yang ingin mendaftarkan dirinya dan sayangnya  tidak ada tempat khusus untuk santriwati. Maka kembali lagi atas izin Allah masyarakat memberikan wakaf lagi. Alhamdulillah, Segala Puji Bagi Tuhan Semesta Alam maka sampai hari ini sudah 20 orang yang menjadi santriwati.

Maka sudah ada 2 pondok pesantren khusus ikhwan dan akhwat. Ikhwan yang diberi nama pondoknyaialah Ashkafsingkatan (ashabul kahfi) sedangkan yang santriwati bernama Maryam Collage. Dan dibawah Yayasan Masjid Nurul jannah dengan badan hukum yang jelas dan kuat.

Alhamdulillah semoga kita selalu istiqomah dijalan lurusnya karena tidak lain dan tidak bukan satu-satunya yang dapat menolong kehidupan dunia dan akhirat kita yaitu Al-qur’aanul Kariim. Maka janganlah pernah tinggalkan Al-quran dan Al-quran pun juga tidak akan meninggalkan. Kita muliakan Al-qur’an maka Alqur’an juga akan memuliakanmu. Itulah janji Allah kepada setiap hambaNya yang senantiasa mencintai, menjaga dan memuliakan Al-qur’an.

Semoga kelak kita semua dapat berkumpul bersama di JannahNya Allah bersama Rasulullah SAW beserta para keluarga, sahabat-sahabat dan pengikut beliau. Aamiin yaa robbal ‘aalamiin. Shollu ‘alaa nabii......[***]

Penulis:  Ustadz Muhammad Arief Luthfan

Komentar Pembaca
Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

Jangan Pilih Pemimpin Munafiqun

SABTU, 18 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

Rachmawati: Vivere Pericoloso

Rachmawati: Vivere Pericoloso

JUM'AT, 17 AGUSTUS 2018 , 17:00:00

#VLOGNEWS: Upacara di UBK, Prabowo Dapat Star of Soekarno
Pameran Wisata

Pameran Wisata

JUM'AT, 05 AGUSTUS 2016 , 15:25:00

Salam Komando

Salam Komando

KAMIS, 17 AGUSTUS 2017 , 18:24:00

Bintang Persahabatan

Bintang Persahabatan

JUM'AT, 18 AGUSTUS 2017 , 13:32:00